Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – BOGOR – Suasana di kantor Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, mendadak riuh pada Kamis (22/1). Ratusan warga tampak mengantre dengan tertib, menanti giliran untuk menerima dana kompensasi atas kebijakan penutupan sementara aktivitas pertambangan di wilayah Bogor Barat.

Bagi 1.803 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut, dana ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan “napas buatan” di tengah himpitan ekonomi yang kian menyesak sejak alat-alat berat di area tambang berhenti menderu. Penyaluran ini pun dipantau langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijaya, guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Syukur di Tengah Paceklik Ekonomi “Penantian panjang kami akhirnya terjawab. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi dan kabupaten. Uang ini sangat berarti karena jujur saja, sejak tambang ditutup, mencari sesuap nasi jadi jauh lebih sulit,” ungkap Owen, salah satu warga, sesaat setelah memegang haknya.

Namun, di balik senyum syukur tersebut, terselip kegelisahan yang sama di benak warga lainnya. Kompensasi tunai dianggap sebagai obat penawar sementara, namun bukan penyembuh utama atas lumpuhnya urat nadi ekonomi mereka.

Menagih Janji Kembalinya Lapangan Kerja Sobit, warga lainnya yang hadir di lokasi, menyuarakan isi hati mayoritas masyarakat Cigudeg dan Rumpin. Ia menyadari sepenuhnya bahwa kebijakan penutupan ini bertujuan untuk pemulihan lingkungan. Namun, baginya, urusan perut tidak bisa menunggu lama.

“Kami sadar penutupan ini demi kebaikan lingkungan. Tapi di sisi lain, kami memohon agar kebijakan ini segera dikaji ulang. Dampak ekonominya sangat terasa, ekonomi warga benar-benar anjlok,” keluhnya dengan nada penuh harap.

Bagi masyarakat di lingkar tambang, aktivitas pengerukan batu dan pasir adalah sumber kehidupan utama yang menggerakkan warung-warung kecil, bengkel, hingga pasar tradisional. Tanpa tambang yang beroperasi, roda ekonomi di Bogor Barat seolah kehilangan porosnya.

Distribusi yang Terukur Untuk menghindari kerumunan dan menjaga akurasi data, petugas di lapangan menerapkan verifikasi identitas yang ketat melalui kartu keluarga. Langkah bertahap ini diambil agar tidak terjadi tumpang tindih penerima, mengingat masih ada data tambahan susulan yang sedang diproses oleh pemerintah desa.

‎Kini, setelah warga Desa Rengasjajar menerima haknya, estafet penyaluran kompensasi akan terus berlanjut ke desa-desa lain di wilayah Bogor Barat. Namun, satu pertanyaan besar masih bergantung di benak warga: sampai kapan mereka harus bergantung pada kompensasi, dan kapan mereka bisa kembali bekerja di bawah langit tambang yang selama ini menghidupi mereka?

: Red

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menang Telak Tanpa Ampun, Halwan Fauzi Resmi Kuasai KNPI Leuwiliang

    Menang Telak Tanpa Ampun, Halwan Fauzi Resmi Kuasai KNPI Leuwiliang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Peta kekuatan pemuda Kecamatan Leuwiliang akhirnya terbuka lebar. Halwan Fauzi tampil dominan dan menang telak tanpa kompromi dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPK KNPI Leuwiliang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Leuwiliang, Kamis, 15 Januari 2026. Dengan perolehan 37 suara OKP, Halwan bukan sekadar menang, tetapi menggulung habis rivalnya, Heni Suheni, yang hanya mengantongi […]

  • Dari Rahim Ratu Shima, Lahir Raja-Raja yang Membentuk Nusantara

    Dari Rahim Ratu Shima, Lahir Raja-Raja yang Membentuk Nusantara

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Ada nama-nama yang menggema di setiap lembar sejarah. Sanjaya, Tarusbawa, Sri Jayanasa. Mereka dikenang sebagai pendiri kerajaan, penakluk wilayah, dan pemegang mahkota. Namun, jauh sebelum nama-nama itu mengukir kejayaan, ada seorang perempuan yang diam-diam menenun takdir Nusantara. Namanya Ratu Shima. Senin, 29 Juni 2026, Kang Den Agung, pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, membawa […]

  • Kawal Program Presiden, Anggota DPRD Komisi IV Dapil 5 Bogor Dr. Usep Nukliri Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga Berjalan Optimal

    Kawal Program Presiden, Anggota DPRD Komisi IV Dapil 5 Bogor Dr. Usep Nukliri Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga Berjalan Optimal

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Komitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata terus dikawal oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri. Pada Senin (3/8/2026), legislator Komisi V DPRD Kabupaten Bogor itu turun langsung meninjau sekaligus mengawal progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Kecamatan Jasinga. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Usep Nukliri bergabung bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Bogor […]

  • Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Senin (22/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya perencanaan strategis pembangunan desa untuk satu tahun ke depan. “Musrenbangdes adalah momen penting bagi seluruh pemangku kebijakan desa dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Usep dalam sambutannya. […]

  • Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Selasa, 7 April 2026, Institut Agama Islam Bogor menggelar seminar bertajuk Reaktualisasi Moeslim National Onderwijs di aula terbuka kampusnya. Di tengah riuh jargon pendidikan modern, forum ini justru mengangkat kembali gagasan lama—yang terasa semakin relevan hari ini. Hadir sebagai pembicara, N. Syamsuddin CH Haesy, Agustian, serta Agustanzil Sjahroezah. Sementara itu, Rektor IAIB Usep […]

  • Dr. Usep Nukliri Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tegaskan Makna Kemerdekaan bagi Generasi Muda

    Dr. Usep Nukliri Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tegaskan Makna Kemerdekaan bagi Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Semangat nasionalisme dan patriotisme mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Institut Agama Islam Bogor (IAIB), Senin, 17 Agustus 2026. Rektor IAIB, Dr. Usep Nukliri, bertindak sebagai inspektur upacara pengibaran Sang Merah Putih yang digelar di halaman kampus dan diikuti civitas akademika IAIB. Dalam amanatnya, Dr. Usep menegaskan […]

expand_less