Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Tengah Kota Dipoles: di Pinggiran Harapan Tumbuh di Atas Jembatan Desa

Di Tengah Kota Dipoles: di Pinggiran Harapan Tumbuh di Atas Jembatan Desa

  • account_circle Bima
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com — Di tengah wajah ibu kota Kabupaten Bogor yang terus dipercantik demi kenyamanan warga kota dan pekerja pemda, realitas berbeda justru terlihat di wilayah perbatasan.

Di Kecamatan Nanggung, harapan ruang publik yang layak tumbuh bukan dari taman kota atau alun-alun representatif, melainkan dari keramaian sederhana di atas sebuah jembatan desa.

Pemandangan itu nyata setiap Ramadan di Jembatan Lukut, Desa Parakanmuncang yang berbatasan dengan Desa Kalongliud.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cikaniki itu mendadak berubah fungsi menjadi ruang publik dadakan.

Menjelang azan magrib, ratusan warga memadati sisi jalan dan bahu jembatan untuk ngabuburit. Anak-anak, remaja, hingga orang tua duduk berjejer menikmati semilir angin sungai.

Di sekelilingnya, pedagang musiman menjajakan takjil, membentuk pasar kecil yang hidup — namun tanpa penataan.

“Kalau Ramadan hampir tiap sore pasti ramai. Banyak yang datang cuma buat lihat sungai sama nunggu magrib bareng teman-teman,” ujar Pardi, warga setempat, Senin (23/2/2026).

Suasana kebersamaan itu memang hangat. Tetapi di balik kehangatan, terselip persoalan yang tak bisa diabaikan.

Arus kendaraan tersendat, motor dan mobil harus melambat karena bahu jalan dipenuhi pengunjung.

Potensi kemacetan dan risiko keselamatan menjadi konsekuensi yang terus berulang setiap tahun.

Siti (34) mengaku menikmati suasana tersebut, namun berharap ada solusi nyata. “Seru sih, jadi ada hiburan gratis. Tapi kadang macet juga, apalagi kalau sudah mendekati waktu buka,” katanya.

Fenomena tahunan ini bukan sekadar cerita ngabuburit. Ia menjadi cermin ketimpangan ruang publik.

Ketika pusat kota dipoles dengan berbagai fasilitas, masyarakat di wilayah perbatasan justru memaksimalkan infrastruktur seadanya, bahkan jika itu hanya sebuah jembatan penghubung.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi, menilai membludaknya warga adalah sinyal keras bagi pemerintah daerah.

“Alun-alun bisa jadi ikon kecamatan, bukan cuma monumen. Harus ada taman rekreasi untuk anak-anak dan masyarakat umum,” tegasnya.

Menurut Hamdan, ruang terbuka publik yang layak tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pusat kegiatan sosial, budaya, dan wadah UMKM lokal agar tidak lagi bergantung pada bahu jalan setiap Ramadan.

“Jangan sampai warga terus bergantung pada jembatan untuk berkumpul. Harus ada ruang yang aman, nyaman, dan tertata,” ujarnya.

Ramainya Jembatan Lukut adalah pesan yang tak boleh diabaikan. Jika wajah ibu kota terus dipercantik, maka wilayah perbatasan pun berhak mendapatkan sentuhan pembangunan yang adil dan manusiawi.

Kini pertanyaannya bukan lagi soal ramai atau tidaknya jembatan itu. Pertanyaannya lebih mendasar adalah.

Apakah pemerintah akan membiarkan warga Nanggung terus menunggu di atas jembatan, atau menghadirkan kebijakan nyata berupa alun-alun sebagai simbol pemerataan pembangunan?***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026. Momen bersejarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Bogor hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Rangkaian peringatan HJB tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, lokasi bersejarah yang pernah […]

  • Novita Ambarwati Raih Penghargaan Tenaga Kesehatan Berprestasi di Tegar Beriman Award 2025

    Novita Ambarwati Raih Penghargaan Tenaga Kesehatan Berprestasi di Tegar Beriman Award 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Novita Ambarwati, S.Farm, tenaga kefarmasian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, meraih penghargaan dalam kategori “Tenaga Kesehatan Lainnya Berprestasi” pada ajang Tegar Beriman Award (TBA) 2025, Kamis (11/12/2025). Penghargaan tersebut menjadi salah satu dari empat capaian yang berhasil dibawa pulang Dinas Kesehatan pada penyelenggaraan tahun ini. TBA 2025 diikuti 22 peserta dari berbagai perangkat […]

  • Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Karukunan Warga Bogor (KWB) ke-28, Generasi Muda Karukunan Warga Bogor (GM KWB) menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari doa bersama untuk para pendiri organisasi, pemotongan kue tasyakuran, hingga santunan […]

  • Bersama Diskominfo Dr. H. Usep Nukliri Dorong Penguatan Literasi Digital Masyarakat Kabupaten Bogor

    Bersama Diskominfo Dr. H. Usep Nukliri Dorong Penguatan Literasi Digital Masyarakat Kabupaten Bogor

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. H. Usep Nukliri, tampil sebagai narasumber utama dalam Pelatihan Literasi Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Dalam pemaparannya, Dr. Usep menekankan bahwa literasi digital adalah kunci menghadapi percepatan teknologi informasi yang kini menyentuh seluruh aspek kehidupan. Ia menegaskan pentingnya kemampuan masyarakat dalam menggunakan ruang digital secara […]

  • Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com– Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada ajang Kejuaraan Panahan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat. Pada gelaran Popda yang diselenggarakan di Kecamatan Geger Kalong, Kota Bandung pada 26-28 Sepetember 2025 kemarin. Ketua Umum PERPANI Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan rasa syukur sekaligus […]

  • Milad KE-97 Pemuda Muslim Indonesia: Seruan Moral Dr. Usep Nukliri untuk Pemuda di Era Digital

    Milad KE-97 Pemuda Muslim Indonesia: Seruan Moral Dr. Usep Nukliri untuk Pemuda di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jakarta, 25 November 2025. Memasuki usia 97 tahun, PB Pemuda Muslimin Indonesia tidak lagi berbicara basa-basi. Di tengah derasnya arus digital dan merosotnya keteladanan publik, organisasi kepemudaan Islam tertua di Indonesia ini mengirimkan pesan tegas yakni pemuda tidak boleh terseret arus, mereka harus menjadi arus itu sendiri. Dengan mengusung tema nasional “Berdaya Digital, […]

expand_less