Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Tengah Kota Dipoles: di Pinggiran Harapan Tumbuh di Atas Jembatan Desa

Di Tengah Kota Dipoles: di Pinggiran Harapan Tumbuh di Atas Jembatan Desa

  • account_circle Bima
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com — Di tengah wajah ibu kota Kabupaten Bogor yang terus dipercantik demi kenyamanan warga kota dan pekerja pemda, realitas berbeda justru terlihat di wilayah perbatasan.

Di Kecamatan Nanggung, harapan ruang publik yang layak tumbuh bukan dari taman kota atau alun-alun representatif, melainkan dari keramaian sederhana di atas sebuah jembatan desa.

Pemandangan itu nyata setiap Ramadan di Jembatan Lukut, Desa Parakanmuncang yang berbatasan dengan Desa Kalongliud.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cikaniki itu mendadak berubah fungsi menjadi ruang publik dadakan.

Menjelang azan magrib, ratusan warga memadati sisi jalan dan bahu jembatan untuk ngabuburit. Anak-anak, remaja, hingga orang tua duduk berjejer menikmati semilir angin sungai.

Di sekelilingnya, pedagang musiman menjajakan takjil, membentuk pasar kecil yang hidup — namun tanpa penataan.

“Kalau Ramadan hampir tiap sore pasti ramai. Banyak yang datang cuma buat lihat sungai sama nunggu magrib bareng teman-teman,” ujar Pardi, warga setempat, Senin (23/2/2026).

Suasana kebersamaan itu memang hangat. Tetapi di balik kehangatan, terselip persoalan yang tak bisa diabaikan.

Arus kendaraan tersendat, motor dan mobil harus melambat karena bahu jalan dipenuhi pengunjung.

Potensi kemacetan dan risiko keselamatan menjadi konsekuensi yang terus berulang setiap tahun.

Siti (34) mengaku menikmati suasana tersebut, namun berharap ada solusi nyata. “Seru sih, jadi ada hiburan gratis. Tapi kadang macet juga, apalagi kalau sudah mendekati waktu buka,” katanya.

Fenomena tahunan ini bukan sekadar cerita ngabuburit. Ia menjadi cermin ketimpangan ruang publik.

Ketika pusat kota dipoles dengan berbagai fasilitas, masyarakat di wilayah perbatasan justru memaksimalkan infrastruktur seadanya, bahkan jika itu hanya sebuah jembatan penghubung.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi, menilai membludaknya warga adalah sinyal keras bagi pemerintah daerah.

“Alun-alun bisa jadi ikon kecamatan, bukan cuma monumen. Harus ada taman rekreasi untuk anak-anak dan masyarakat umum,” tegasnya.

Menurut Hamdan, ruang terbuka publik yang layak tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pusat kegiatan sosial, budaya, dan wadah UMKM lokal agar tidak lagi bergantung pada bahu jalan setiap Ramadan.

“Jangan sampai warga terus bergantung pada jembatan untuk berkumpul. Harus ada ruang yang aman, nyaman, dan tertata,” ujarnya.

Ramainya Jembatan Lukut adalah pesan yang tak boleh diabaikan. Jika wajah ibu kota terus dipercantik, maka wilayah perbatasan pun berhak mendapatkan sentuhan pembangunan yang adil dan manusiawi.

Kini pertanyaannya bukan lagi soal ramai atau tidaknya jembatan itu. Pertanyaannya lebih mendasar adalah.

Apakah pemerintah akan membiarkan warga Nanggung terus menunggu di atas jembatan, atau menghadirkan kebijakan nyata berupa alun-alun sebagai simbol pemerataan pembangunan?***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandat Fokusmaker Menggebrak: Deli Hanapi Siap Guncang KNPI Jasinga

    Mandat Fokusmaker Menggebrak: Deli Hanapi Siap Guncang KNPI Jasinga

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Kamis 20 November 2025, suasana pertemuan kecil di Kabupaten Bogor berubah menjadi momen penting bagi perjalanan seorang anak muda bernama Deli Hanapi. Di hadapan para pengurus Fokusmaker, sebuah map berisi surat mandat resmi diserahkan langsung oleh Ketua Bakorcab Fokusmaker Kabupaten Bogor, Edi Koswara. Bukan sekadar penyerahan surat, di ruang sederhana itu, sebuah kepercayaan […]

  • Rayakan HUT Pertama BARRA, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal

    Rayakan HUT Pertama BARRA, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Lirasirakyat.com – BOGOR – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai aksi sosial bagi masyarakat. Salah satu agenda utamanya adalah khitanan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan […]

  • Langkah Besar Ketua DPD Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago: Kita Ingin Melahirkan Pemimpin-Pemimpin Muda untuk Generasi Emas 2045

    Langkah Besar Ketua DPD Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago: Kita Ingin Melahirkan Pemimpin-Pemimpin Muda untuk Generasi Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Dipimpin Wahyudi Chaniago, DPD KNPI Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya membentuk pemimpin muda yang bukan hanya tampil, tetapi benar-benar siap memimpin. Setelah tes urine, para bakal calon Ketua DPK kini menjalani uji wawasan, tahap penting untuk menilai gagasan, kepedulian, dan kesiapan mereka memajukan pemuda di tingkat kecamatan. Selama dua hari, 5–6 November, setiap […]

  • Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Senin (22/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya perencanaan strategis pembangunan desa untuk satu tahun ke depan. “Musrenbangdes adalah momen penting bagi seluruh pemangku kebijakan desa dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Usep dalam sambutannya. […]

  • Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Peringatan Milad Pemuda Muslim tingkat PW Jawa Barat tahun ini mengusung tema penuh energi yakni “Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Membangun Peradaban.” Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus dorongan baru bagi para kader muda untuk mengambil peran strategis dalam kemajuan bangsa. Dalam sambutannya, Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan pesan yang […]

  • Bersama Diskominfo Dr. H. Usep Nukliri Dorong Penguatan Literasi Digital Masyarakat Kabupaten Bogor

    Bersama Diskominfo Dr. H. Usep Nukliri Dorong Penguatan Literasi Digital Masyarakat Kabupaten Bogor

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. H. Usep Nukliri, tampil sebagai narasumber utama dalam Pelatihan Literasi Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Dalam pemaparannya, Dr. Usep menekankan bahwa literasi digital adalah kunci menghadapi percepatan teknologi informasi yang kini menyentuh seluruh aspek kehidupan. Ia menegaskan pentingnya kemampuan masyarakat dalam menggunakan ruang digital secara […]

expand_less