Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wajah daerah » Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – BOGOR – Narasi pembangunan inklusif yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini seolah membentur tembok kenyataan di pelosok Cigudeg. Kebijakan penghentian aktivitas pertambangan oleh Pemprov Jabar beberapa bulan lalu mulai memicu efek domino yang mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya melumpuhkan sektor ekonomi, tetapi juga mengancam hak dasar pendidikan anak-anak di Kp. Kadaung, Rengasjajar.

‎TK Lentera Jaya Makmur, institusi pendidikan yang lahir dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batu Jaya Makmur (Yayasan Darma Gunawan Mulia), kini berada di titik kritis. Ironisnya, sekolah yang menjadi tumpuan warga untuk mengakses pendidikan gratis ini terancam berhenti beroperasi justru akibat keputusan birokrasi di tingkat provinsi. Tak hanya operasional harian, proses perizinan sekolah yang sedang berjalan pun kini terhenti total akibat kendala finansial pasca-penutupan tambang.

‎Langkah Pemprov Jabar menutup aktivitas pertambangan di Cigudeg dinilai banyak pihak sebagai kebijakan yang kurang komprehensif. Pasalnya, penutupan tersebut tidak disertai dengan skema transisi bagi program-program sosial yang selama ini disokong penuh oleh sektor swasta di wilayah tersebut.

‎”Penutupan tambang berdampak langsung pada sekolah ini. Seluruh biaya operasional, mulai dari buku, alat tulis, hingga seragam, sebelumnya ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Kini semuanya terhenti,” ungkap Nisa, salah satu tenaga pendidik yang masih bertahan meski tanpa kepastian honorarium.

‎Pemerintah Provinsi seakan luput mengantisipasi dampak turunan dari kebijakan tersebut. Di balik izin tambang yang dihentikan, terdapat 40 siswa yang terancam kehilangan akses gizi rutin dan pemeriksaan kesehatan Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA) yang selama ini difasilitasi oleh yayasan.

‎Di tengah ketidakpastian ini, para pengajar di TK Lentera Jaya Makmur justru menunjukkan dedikasi yang melampaui kewajiban formal mereka. Meski upah terhenti total akibat lumpuhnya operasional perusahaan penyokong, mereka tetap berkomitmen menjaga nyala api pendidikan di ruang kelas.

‎”Kami terus berupaya meyakinkan wali murid agar anak-anak tetap bersekolah. Kami tidak ingin mereka terbebani oleh kemelut keuangan yayasan, meskipun hingga saat ini kami mengajar tanpa gaji,” tegas Nisa.

‎Fenomena di Cigudeg ini menjadi catatan merah bagi perencanaan sosial pemerintah. Apabila pemerintah mampu secara tegas menutup akses ekonomi sebuah korporasi atas nama regulasi, semestinya mereka juga menyiapkan mitigasi agar anak-anak di wilayah terdampak tidak menjadi “yatim piatu” secara pendidikan.

‎Tanpa langkah konkret dari pemangku kebijakan, penutupan ini bukan lagi sekadar penegakan aturan, melainkan bentuk pengabaian terhadap masa depan generasi muda di Cigudeg.

:BLx_Sky

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Lierasirakyat.com – Rancabungur – ‎Hari jadi Desa Cimulang yang ke-20 untuk pertama kalinya diselenggarakan berjalan dengan sukses dan meriah. Acara tersebut digelar di area kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut, RT 02/02, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dan berlangsung meriah selama tiga hari berturut-turut. Acara yang bertajuk “Cimulang Gemilang” ini diisi dengan berbagai kegiatan. Pada malam pertama, […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dr. Usep Nukliri Tinjau Ponpes Darul Ibtida yang Ludes Terbakar

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dr. Usep Nukliri Tinjau Ponpes Darul Ibtida yang Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, langsung turun ke lokasi usai kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Darul Ibtida di Kampung Blok Paris, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, pada Selasa (21/10/2025). Pesantren yang berdiri dengan material kayu dan bambu itu ludes dilalap api. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin, api cepat membesar dan sulit […]

  • Ketika Hujan Menjatuhkan Tanggul, Warga dan Pemerintah Berdiri Bersama

    Ketika Hujan Menjatuhkan Tanggul, Warga dan Pemerintah Berdiri Bersama

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pagi itu, Senin 15 September 2025, Kampung Muncang di Desa Sipak, Jasinga, dikejutkan suara deras air yang tak lagi jinak. Hujan semalaman mengguyur tanpa ampun, menekan dinding tanah yang selama ini menjadi penopang aliran Cidurian Sendung. Tanggul sepanjang lima meter itu akhirnya menyerah. Retak, runtuh, dan menjelma ancaman bagi sawah-sawah yang menggantungkan hidup […]

  • Anggota DPRD Dr. Usep Nukliri Soroti Pendidikan, SDM, dan Kesehatan di Musrenbang Cigudeg 2027

    Anggota DPRD Dr. Usep Nukliri Soroti Pendidikan, SDM, dan Kesehatan di Musrenbang Cigudeg 2027

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV, Dr. Usep Nukliri, menegaskan pentingnya perhatian serius pada sektor pendidikan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), dan pelayanan kesehatan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 di Aula Kantor Kecamatan Cigudeg, Selasa (3/2/2026). Dr. Usep Nukliri menyoroti masih banyaknya sarana dan prasarana pendidikan di Cigudeg yang bermasalah, mulai dari […]

  • Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Peringatan Milad Pemuda Muslim tingkat PW Jawa Barat tahun ini mengusung tema penuh energi yakni “Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Membangun Peradaban.” Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus dorongan baru bagi para kader muda untuk mengambil peran strategis dalam kemajuan bangsa. Dalam sambutannya, Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan pesan yang […]

  • Tegas! BGN Suspend SPPG di Rancabungur Akibat Pelanggaran Prosedur di Area Masjid

    Tegas! BGN Suspend SPPG di Rancabungur Akibat Pelanggaran Prosedur di Area Masjid

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara (suspend) operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Rancabungur Bantarjaya 2. Sanksi ini mulai berlaku efektif sejak 18 Maret 2026 menyusul laporan mengenai penyalahgunaan fasilitas umum yang melanggar prosedur standar operasional (SOP). ‎ ‎Langkah disipliner ini dipicu oleh tindakan pihak SPPG […]

expand_less