Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wajah daerah » Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – BOGOR – Narasi pembangunan inklusif yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini seolah membentur tembok kenyataan di pelosok Cigudeg. Kebijakan penghentian aktivitas pertambangan oleh Pemprov Jabar beberapa bulan lalu mulai memicu efek domino yang mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya melumpuhkan sektor ekonomi, tetapi juga mengancam hak dasar pendidikan anak-anak di Kp. Kadaung, Rengasjajar.

‎TK Lentera Jaya Makmur, institusi pendidikan yang lahir dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batu Jaya Makmur (Yayasan Darma Gunawan Mulia), kini berada di titik kritis. Ironisnya, sekolah yang menjadi tumpuan warga untuk mengakses pendidikan gratis ini terancam berhenti beroperasi justru akibat keputusan birokrasi di tingkat provinsi. Tak hanya operasional harian, proses perizinan sekolah yang sedang berjalan pun kini terhenti total akibat kendala finansial pasca-penutupan tambang.
‎
‎Langkah Pemprov Jabar menutup aktivitas pertambangan di Cigudeg dinilai banyak pihak sebagai kebijakan yang kurang komprehensif. Pasalnya, penutupan tersebut tidak disertai dengan skema transisi bagi program-program sosial yang selama ini disokong penuh oleh sektor swasta di wilayah tersebut.
‎
‎”Penutupan tambang berdampak langsung pada sekolah ini. Seluruh biaya operasional, mulai dari buku, alat tulis, hingga seragam, sebelumnya ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Kini semuanya terhenti,” ungkap Nisa, salah satu tenaga pendidik yang masih bertahan meski tanpa kepastian honorarium.
‎
‎Pemerintah Provinsi seakan luput mengantisipasi dampak turunan dari kebijakan tersebut. Di balik izin tambang yang dihentikan, terdapat 40 siswa yang terancam kehilangan akses gizi rutin dan pemeriksaan kesehatan Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA) yang selama ini difasilitasi oleh yayasan.
‎
‎Di tengah ketidakpastian ini, para pengajar di TK Lentera Jaya Makmur justru menunjukkan dedikasi yang melampaui kewajiban formal mereka. Meski upah terhenti total akibat lumpuhnya operasional perusahaan penyokong, mereka tetap berkomitmen menjaga nyala api pendidikan di ruang kelas.
‎
‎”Kami terus berupaya meyakinkan wali murid agar anak-anak tetap bersekolah. Kami tidak ingin mereka terbebani oleh kemelut keuangan yayasan, meskipun hingga saat ini kami mengajar tanpa gaji,” tegas Nisa.
‎
‎Fenomena di Cigudeg ini menjadi catatan merah bagi perencanaan sosial pemerintah. Apabila pemerintah mampu secara tegas menutup akses ekonomi sebuah korporasi atas nama regulasi, semestinya mereka juga menyiapkan mitigasi agar anak-anak di wilayah terdampak tidak menjadi “yatim piatu” secara pendidikan.
‎
‎Tanpa langkah konkret dari pemangku kebijakan, penutupan ini bukan lagi sekadar penegakan aturan, melainkan bentuk pengabaian terhadap masa depan generasi muda di Cigudeg.
‎
:BLx_Sky

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMPS Kabupaten Bogor Gelar Mukerda, Dr. Usep: Fokus Kita Perkuat Sinergi Pendidikan Swasta di Tingkat Kecamatan

    BMPS Kabupaten Bogor Gelar Mukerda, Dr. Usep: Fokus Kita Perkuat Sinergi Pendidikan Swasta di Tingkat Kecamatan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) sekaligus pelantikan pengurus komisariat kecamatan di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Sabtu (23/5/2026). Agenda rapat kerja menjadi fokus utama untuk menyusun arah penguatan peran sekolah swasta dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor. Ketua BMPS Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, mengatakan Mukerda […]

  • Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com– Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada ajang Kejuaraan Panahan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat. Pada gelaran Popda yang diselenggarakan di Kecamatan Geger Kalong, Kota Bandung pada 26-28 Sepetember 2025 kemarin. Ketua Umum PERPANI Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan rasa syukur sekaligus […]

  • Tingkatkan Keamanan Ramadan, Polsek Rancabungur Intensifkan Patroli Dialogis ke Pemukiman

    Tingkatkan Keamanan Ramadan, Polsek Rancabungur Intensifkan Patroli Dialogis ke Pemukiman

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Rancabungur – Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Polsek Rancabungur menginisiasi langkah preventif melalui patroli kewilayahan yang intensif. Dipimpin langsung oleh Ipda Yudhi Widhiana, jajaran personel Polsek Rancabungur melakukan giat patroli dari kampung ke kampung untuk memastikan situasi di tengah masyarakat tetap kondusif. ‎ ‎Menjaga Kondusifitas di Waktu […]

  • Di Tengah Luka Pascabanjir Bandang, Pemkab Bogor Hadir Tinjau Rumah Warga Pangaur

    Di Tengah Luka Pascabanjir Bandang, Pemkab Bogor Hadir Tinjau Rumah Warga Pangaur

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Duka masih terasa di Desa Pangaur, Kabupaten Bogor. Setelah banjir bandang menerjang beberapa hari lalu, sejumlah warga kini harus menghadapi kenyataan pahit melihat rumah mereka rusak parah, dipenuhi lumpur, dan sebagian harta benda hanyut terbawa arus. Di tengah situasi sulit itu, kehadiran pemerintah menjadi secercah harapan. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan dan […]

  • Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Implementasi Program Makanan Bergizi (MBG) di wilayah Rancabungur tengah memicu polemik. Sejumlah wali murid dan elemen masyarakat melayangkan protes keras terhadap Dapur SPPG Rancabungur lll penyedia jasa, terkait dugaan rendahnya kualitas pangan serta manajemen operasional yang dinilai tidak transparan. ‎ Kualitas Menu dan Standar Nutrisi Dipertanyakan. ‎Wali murid dari sejumlah instansi pendidikan, […]

  • Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Senin (3/11/2025) sore menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit angkutan kota (angkot) di kawasan Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan angkot trayek 09 mengalami kerusakan parah di […]

expand_less