Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Literasi » Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

  • account_circle Bima
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Mari jujur. Tiap 28 Oktober kita ramai-ramai berteriak, “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa!” — tapi begitu upacara selesai, sumpah itu ikut dikubur di bawah karpet merah.

Ya, Sumpah Pemuda lahir tahun 1928, 97 tahun lalu. Sebuah kongres yang melahirkan tiga kalimat yang mengguncang zaman. Tapi kini, yang tersisa hanya gema tanpa makna.

Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

Sumpah itu dulu lahir dari lima dasar kokoh: kemauan, sejarah, bahasa, hukum adat, serta pendidikan dan kepanduan.

Namun mari kita bedah satu per satu — sebab nyatanya, banyak yang kini tinggal puing.

 

Kemauan? Kini hanya tinggal seremonial.

Semangat untuk berubah, bersatu, dan membangun bangsa berganti dengan upacara, spanduk, dan lomba baca puisi tahunan.

Kita lebih sibuk memposting ucapan “Selamat Hari Sumpah Pemuda” daripada benar-benar menyelami maknanya.

 

Sejarah? Masih banyak yang kabur.

Kita tahu tanggal dan tempat, tapi tak memahami luka dan perjuangan di baliknya.

Generasi muda hapal nama tokoh, tapi tak kenal gagasan dan nyalinya. Sejarah berubah jadi pelajaran yang dihafal, bukan diteladani.

Bahasa? Ya, masih kita gunakan, tapi makin tercemar. Di dunia digital, bahasa Indonesia dikoyak campuran bahasa gaul dan ego.

Kita tak lagi bicara untuk memahami, tapi untuk tampil keren di linimasa.

Pendidikan dan kepanduan? Dua hal ini sudah nyaris tinggal nama.

Karakter Pancasila makin tipis, rasa hormat makin kering. Lihat saja tawuran, perundungan, hingga kekerasan antarsekolah, bukti nyata bahwa sumpah itu kini tinggal teks di buku upacara, tanpa nyawa di dada muda.

 

Hukum adat? Masih menunggu pengakuan penuh dari negara.

Warisan luhur bangsa masih dianggap pelengkap, bukan fondasi. Kita lebih cepat meniru hukum luar negeri ketimbang menggali kearifan sendiri.

Lalu apa yang tersisa dari sumpah yang dulu mengguncang dunia itu?

Mungkin hanya upacaranya.

Sudah saatnya Sumpah Pemuda diulang — bukan di podium, tapi di hati dan tindakan.

Karena sumpah tanpa penghayatan bukanlah janji,

melainkan dusta nasional yang kita rayakan setiap tahun.***

Oleh: Didin Kherudin, Jasinga 28 Oktober 2025.

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

    Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Suasana di kantor Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, mendadak riuh pada Kamis (22/1). Ratusan warga tampak mengantre dengan tertib, menanti giliran untuk menerima dana kompensasi atas kebijakan penutupan sementara aktivitas pertambangan di wilayah Bogor Barat. Bagi 1.803 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut, dana ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan “napas buatan” […]

  • LSM Harimau Subang Desak Penertiban TKA, DPP Turut Perkuat Dukungan

    LSM Harimau Subang Desak Penertiban TKA, DPP Turut Perkuat Dukungan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Subang, 17 September 2025 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Harimau Kabupaten Subang secara resmi menyampaikan Pernyataan Sikap dan Tuntutan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Penyampaian ini mendapat perhatian khusus dari Divisi Litbang DPP LSM Harimau yang menegaskan pentingnya pengawalan berbasis kajian dan riset terhadap persoalan investasi serta penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di daerah. […]

  • Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Karukunan Warga Bogor (KWB) ke-28, Generasi Muda Karukunan Warga Bogor (GM KWB) menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari doa bersama untuk para pendiri organisasi, pemotongan kue tasyakuran, hingga santunan […]

  • Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Ketegangan mewarnai kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025) kemarin. Ratusan massa dari Pemuda Muslimin Indonesia PW DKI Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Trans7, menuntut tanggung jawab atas pernyataan yang dinilai merendahkan martabat tokoh Muslim dan ulama. Aksi yang diikuti sekitar 250 peserta serta dihadiri lima Pimpinan […]

  • Gerbang Baru Lahirnya Pemimpin Muda: Rangkaian Muscam KNPI Se-Kabupaten Bogor 2025 Resmi Diluncurkan

    Gerbang Baru Lahirnya Pemimpin Muda: Rangkaian Muscam KNPI Se-Kabupaten Bogor 2025 Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Di Aula DPD KNPI Kabupaten Bogor, Selasa (18/11/2025), suasana tampak berbeda. Para pengurus OKP, pemuda kecamatan, hingga para penggerak komunitas duduk memenuhi ruangan. Mereka tak sekadar hadir untuk agenda seremonial—hari itu menjadi titik awal sebuah perjalanan baru. Di hadapan peserta, Ketua Steering Committee (SC) Arof Akbar berdiri dan membuka peluncuran rangkaian Musyawarah Kecamatan […]

  • Polsek Rancabungur Berhasil Amankan Sepeda Motor Yang Dilaporkan Hilang, Satu Orang Dimintai Keterangan  ‎

    Polsek Rancabungur Berhasil Amankan Sepeda Motor Yang Dilaporkan Hilang, Satu Orang Dimintai Keterangan ‎

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Litetsirakyat.com – BOGOR – Polsek Rancabungur Polres Bogor berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (19/2/2026). Selain mengamankan barang bukti, pihak kepolisian juga membawa satu orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ‎ ‎Kejadian bermula saat pemilik kendaraan, Dara, warga Kampung Warung Nangka, Desa Rancabungur, melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Vario […]

expand_less