Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

  • account_circle Bima
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Usep Nukliri, mengunjungi PKBM Cahaya Sunnah di Kecamatan Cileungsi, Selasa (28/4/2026), dalam agenda yang tak sekadar seremonial, tetapi menegaskan pentingnya peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai ujung tombak pendidikan nonformal di Kabupaten Bogor.

Kunjungan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi dari para pengelola lembaga kesetaraan yang selama ini berada di garis depan membantu warga putus sekolah kembali memperoleh hak pendidikan.

Dalam dialog tersebut, mengemuka persoalan serius terkait peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) dan penurunan Angka Tidak Sekolah (ATS), yang dinilai tak bisa diselesaikan hanya mengandalkan jalur pendidikan formal.

Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

Usep Nukliri menekankan, PKBM memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan bagi warga usia sekolah maupun dewasa yang pernah terhenti pendidikannya.

Menurutnya, pendidikan kesetaraan bukan sekadar alternatif, tetapi solusi nyata untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“PKBM hadir memberi kesempatan kedua. Ketika sekolah formal memiliki batas usia, PKBM justru menjadi jembatan agar warga tetap bisa melanjutkan pendidikan dan memperbaiki masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan komitmennya memperjuangkan dukungan bagi lembaga pendidikan kesetaraan agar program peningkatan RLS dan penurunan ATS dapat berjalan lebih maksimal.

Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan RLS Kabupaten Bogor per November 2025 masih berada di angka 8,72 tahun, setara kelas 8 SMP.

Angka ini menjadi tantangan besar yang, menurut banyak pihak, sulit ditingkatkan tanpa memperkuat ekosistem PKBM.

Ketua Forum PKBM Kabupaten Bogor, Ispriyadi, menegaskan kunci kenaikan RLS justru banyak bertumpu pada lembaga kesetaraan.

Sebab, warga usia di atas 25 tahun yang pernah putus sekolah tidak lagi dapat kembali ke pendidikan formal, sehingga PKBM menjadi satu-satunya jalur melanjutkan pendidikan dasar dan menengah.

“Kalau bicara peningkatan lama sekolah, maka PKBM bukan pelengkap, tapi bagian penting dari solusi,” tegasnya.

Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

Diskusi yang juga melibatkan unsur tutor, pengelola koperasi PKBM, dan satuan pendidikan kesetaraan itu memperkuat pandangan bahwa PKBM memiliki fungsi lebih luas, bukan hanya mencetak ijazah kesetaraan, tetapi membangun harapan, keterampilan, dan peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

Momentum itu ditutup dengan penandatanganan pengangkatan Usep Nukliri sebagai Pembina Kehormatan Koperasi PKBM Kabupaten Bogor, sebagai simbol penguatan dukungan terhadap gerakan pendidikan masyarakat.

Kunjungan ini menjadi pesan penting bahwa di tengah tantangan pendidikan, PKBM tetap berdiri sebagai garda kedua yang menopang warga yang tercecer dari sistem, memastikan tak ada yang terlambat untuk belajar, dan tak ada yang tertinggal untuk maju.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Karukunan Warga Bogor (KWB) ke-28, Generasi Muda Karukunan Warga Bogor (GM KWB) menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari doa bersama untuk para pendiri organisasi, pemotongan kue tasyakuran, hingga santunan […]

  • Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Lierasirakyat.com – Rancabungur – ‎Hari jadi Desa Cimulang yang ke-20 untuk pertama kalinya diselenggarakan berjalan dengan sukses dan meriah. Acara tersebut digelar di area kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut, RT 02/02, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dan berlangsung meriah selama tiga hari berturut-turut. Acara yang bertajuk “Cimulang Gemilang” ini diisi dengan berbagai kegiatan. Pada malam pertama, […]

  • Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – 20/10/3025 – Kepala Desa (Kades) Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berinisial MA, diduga melakukan penggelapan dana desa dengan total kerugian negara mencapai sekitar Rp 650,13 juta. Modus yang digunakan Kades Rawa Panjang ini terbilang unik, yakni dengan membuat rekening penampungan atas nama sejumlah ketua Posyandu dan satu ketua RW di […]

  • Pemuda Muslimin Indonesia Gaungkan Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026: Ilmu sebagai Jalan Menuju Kemuliaan

    Pemuda Muslimin Indonesia Gaungkan Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026: Ilmu sebagai Jalan Menuju Kemuliaan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dimaknai secara mendalam oleh Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia. Melalui pesan bertema “Dengan Ilmu Kita Menuju Kemuliaan”, organisasi kepemudaan ini menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses akademik, melainkan fondasi utama dalam membentuk karakter, peradaban, dan masa depan bangsa. Ketua Umum, Dr. H. Usep Nukliri, bersama Sekretaris Jenderal Hadi […]

  • Tegas! BGN Suspend SPPG di Rancabungur Akibat Pelanggaran Prosedur di Area Masjid

    Tegas! BGN Suspend SPPG di Rancabungur Akibat Pelanggaran Prosedur di Area Masjid

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara (suspend) operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Rancabungur Bantarjaya 2. Sanksi ini mulai berlaku efektif sejak 18 Maret 2026 menyusul laporan mengenai penyalahgunaan fasilitas umum yang melanggar prosedur standar operasional (SOP). ‎ ‎Langkah disipliner ini dipicu oleh tindakan pihak SPPG […]

  • Budayawan Bukan Sekadar Berkain Tradisi, Sejarawan Bukan Sekadar Penghafal Masa Lalu

    Budayawan Bukan Sekadar Berkain Tradisi, Sejarawan Bukan Sekadar Penghafal Masa Lalu

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Barangkali yang paling menakutkan dari sebuah peradaban bukanlah ketika bangunan-bangunan tuanya runtuh, melainkan ketika makna yang membangunnya ikut terkubur bersama puing-puing zaman. Hari ini kita hidup di masa ketika simbol lebih dihormati daripada nilai. Ketika penampilan lebih dipercaya daripada pemahaman. Ketika seseorang dianggap budayawan hanya karena pandai mengenakan pakaian adat, fasih melafalkan istilah […]

expand_less