Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Setetes Darah, Sejuta Harapan: IAIB Rayakan Milad ke-3 dengan Aksi Kemanusiaan

Setetes Darah, Sejuta Harapan: IAIB Rayakan Milad ke-3 dengan Aksi Kemanusiaan

  • account_circle Bima
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Dalam rangkaian Milad ke-3 Institut Agama Islam Bogor (IAIB), semangat kepedulian sosial menyala di Kampus IAIB, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (30/10/2025).

Ratusan civitas akademika dan masyarakat sekitar berbondong-bondong mengikuti kegiatan donor darah yang digelar oleh kampus muda nan progresif itu.

Sebanyak 241 pendonor tercatat ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

Tampak Ketua Yayasan Cendikia Bogor, Hj. Eneng Badriah, S.Pd., M.M., saat mengikuti proses donor

Ketua Yayasan Cendikia Bogor, Hj. Eneng Badriah, S.Pd., M.M., tampak bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.

Baginya, setetes darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi simbol kehidupan.

“Satu tetes darah adalah harapan bagi nafas di ujung senja,” ujarnya penuh makna.

 

Hal senada disampaikan Rektor IAIB, Dr. Usep Nukliri, Ia menyampaikan bahwa hal tersebut mungkin nampak kecil namun sebenarnya berdampak besar bagi kehidupan seseorang yang membutuhkan donor.

“Kelihatannya memang kecil, tapi yakninlah semesta dan segala isinya menjadi saksi kebaikan dari setiap tetes darah yang disumbangkan.” terang Dr. Usep Nukliri.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIB, Sukardi, S.Pd., M.Pd., yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta.

 

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan menolong sesama hidup di hati civitas IAIB,” ungkapnya.

Aksi donor darah ini menjadi bagian dari perayaan milad yang tak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Dalam senyum para pendonor, tersirat satu pesan sederhana yakni, berbagi tidak harus menunggu kaya cukup dengan seutas niat dan setetes darah.****

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Senin (3/11/2025) sore menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit angkutan kota (angkot) di kawasan Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan angkot trayek 09 mengalami kerusakan parah di […]

  • KKM UIB Hadirkan Cahaya Kecil di Jalan Jabal Rahmah Desa Tapos 1

    KKM UIB Hadirkan Cahaya Kecil di Jalan Jabal Rahmah Desa Tapos 1

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Malam perlahan menyelimuti Kampung Jabal Rahmah, Desa Tapos 1, Kabupaten Bogor. Di beberapa ruas jalan, penerangan yang terbatas membuat batas jalan dan arah lintasan tidak selalu terlihat jelas. Bagi warga yang setiap hari melintas, kondisi itu sudah menjadi pemandangan biasa. Namun, ketika malam semakin larut, jalan yang gelap tetap menyisakan kekhawatiran, terutama bagi […]

  • Siswa SDN Rancabungur 01 Raih Juara 2 LCC di Pentas PAI Kecamatan

    Siswa SDN Rancabungur 01 Raih Juara 2 LCC di Pentas PAI Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – RANCABUNGUR – Semangat dan kualitas siswa SDN Rancabungur 01 kembali teruji. Dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Rancabungur yang digelar pada Kamis (12/02/2026), sekolah ini sukses membawa pulang gelar Juara 2 pada cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC). Kegiatan tahunan ini dipusatkan di SDN Bantarkambing 03 dan SDN Bantarkambing […]

  • Gebyar Ramadan Berkah Yayasan Cendekia Bogor: Berbagi Kebahagiaan Bersama 250 Anak Yatim

    Gebyar Ramadan Berkah Yayasan Cendekia Bogor: Berbagi Kebahagiaan Bersama 250 Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Penutupan Gebyar Ramadan Berkah yang diselenggarakan oleh Yayasan Cendekia Bogor pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum berbagi sekaligus memperkuat nilai spiritual dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Sejak pagi, rangkaian kegiatan dimulai dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti para peserta dengan penuh kekhusyukan. […]

  • Tragis! Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara

    Tragis! Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jakarta Utara – Sebuah insiden tragis terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. Mobil operasional pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos masuk ke halaman sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta seorang guru yang sedang berkegiatan di lapangan upacara. Menurut laporan awal […]

  • Ketika Sunda Melahirkan Seorang Filsuf, Kita Justru Sibuk Mencari Kebijaksanaan di Negeri Orang

    Ketika Sunda Melahirkan Seorang Filsuf, Kita Justru Sibuk Mencari Kebijaksanaan di Negeri Orang

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 26
    • 1Komentar

    Literasirakyat.com — Ada sebuah ironi yang tak pernah benar-benar selesai di negeri ini. Kita begitu mudah mengagumi peradaban yang datang dari seberang lautan. Nama-nama filsuf Yunani begitu akrab di ruang kelas, teori Barat begitu fasih diucapkan dalam seminar, sementara nama besar dari tanah sendiri perlahan tenggelam bersama debu waktu. Padahal, jauh sebelum buku-buku modern memenuhi […]

expand_less