Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jangan Biarkan Gipang Kalah oleh Zaman, Mahasiswa Unpam Dampingi UMKM 3 Bunda Naik Kelas

Jangan Biarkan Gipang Kalah oleh Zaman, Mahasiswa Unpam Dampingi UMKM 3 Bunda Naik Kelas

  • account_circle Bima
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Kuliner tradisional tidak selalu kalah dalam rasa, tetapi bisa tertinggal dalam cara memperkenalkan diri. Di tengah derasnya persaingan produk modern, jajanan lokal membutuhkan lebih dari sekadar resep turun-temurun.

Ia membutuhkan pengelolaan usaha yang tertata, identitas produk yang kuat, dan pemasaran yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Kenyataan itulah yang dihadapi UMKM Gipang 3 Bunda milik Juhroh di Desa Bendungan, Kota Cilegon, Banten. Berdiri sejak 2007, usaha ini telah bertahan lebih dari 19 tahun dengan produk gipang bercita rasa manis, gurih, dan renyah, tanpa tambahan bahan pengawet sintetis.

Namun, pengalaman panjang dan kualitas produk saja belum tentu cukup untuk memenangkan persaingan.

Ketika konsumen semakin akrab dengan belanja digital, pelaku usaha tradisional pun dituntut beradaptasi agar produknya tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang.

Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) PSDKU Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Senin (12/10/2026). Program ini berfokus pada pendampingan manajemen usaha dan pemasaran digital bagi Gipang 3 Bunda.

Produk Berkualitas Saja Tidak Cukup

Gipang merupakan bagian dari kekayaan kuliner tradisional Banten. Rasanya menyimpan identitas lokal, sementara keberlangsungan usaha pembuatnya ikut menentukan apakah jajanan tersebut tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Persoalannya, produk yang baik belum tentu dikenal luas. Tanpa strategi promosi yang tepat, usaha lokal berisiko hanya berputar di pasar yang sama, sementara produk lain terus bergerak memanfaatkan teknologi.

Juhroh mengakui bahwa pemasaran digital masih menjadi tantangan. Meski telah memiliki akun media sosial, ia belum optimal mengembangkan konten promosi dan menjadikan platform tersebut sebagai sarana menjangkau konsumen.

Di sinilah pendampingan mahasiswa menemukan relevansinya. Bukan untuk mengubah karakter tradisional gipang, melainkan membantu cara memasarkannya agar lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Mahasiswa memberikan edukasi pengelolaan keuangan sederhana, terutama pemisahan uang pribadi dan uang usaha.

Langkah ini penting agar biaya produksi, pendapatan, dan keuntungan dapat dicatat secara lebih teratur sebagai dasar mengambil keputusan bisnis.

Pendampingan juga mencakup penguatan merek melalui logo, kemasan, dan label informatif, serta pembuatan konten promosi dan katalog digital yang memudahkan konsumen melihat produk, harga, dan cara pemesanan.

Sebab, di era digital, produk bukan hanya harus enak. Produk juga harus mudah ditemukan, dikenali, dan dibeli.

Teknologi Jangan Hanya Jadi Pajangan

Memiliki akun media sosial bukan berarti pemasaran digital sudah berjalan. Tanpa konten yang konsisten, informasi produk yang jelas, dan komunikasi yang responsif, media sosial berisiko sekadar menjadi etalase tanpa pengunjung.

Pendampingan ini berupaya membantu Gipang 3 Bunda memanfaatkan teknologi secara lebih terarah. Cerita tentang proses pembuatan gipang, keunikan cita rasa, dan nilai kuliner khas Banten dapat menjadi materi promosi yang membangun kedekatan dengan konsumen.

Dosen pembimbing PKM, Ingga Maulana, S.Ak., M.Ak., menekankan pentingnya teknologi dalam memperkenalkan produk UMKM.

Konten visual yang menarik dan informasi yang mudah diakses dapat membantu konsumen mengenal produk sekaligus mempermudah proses pemesanan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKM, Ade Apandi, berharap kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran ilmu dan pengalaman antara mahasiswa dan pelaku usaha.

Program ini berada di bawah bimbingan dosen Iroh Rahmawati, S.E., M.Ak., dan Ingga Maulana, S.Ak., M.Ak., sebagai bagian dari penerapan ilmu perguruan tinggi untuk mendukung perkembangan ekonomi masyarakat.

Jangan Biarkan Warisan Lokal Berjuang Sendirian

Perjalanan Gipang 3 Bunda memperlihatkan bahwa mempertahankan usaha selama belasan tahun membutuhkan ketekunan. Namun, mempertahankan tradisi di tengah perubahan zaman juga membutuhkan akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan pendampingan yang tepat.

Pelaku UMKM tidak seharusnya dituntut beradaptasi sendirian tanpa dukungan. Perguruan tinggi dapat berperan melalui transfer pengetahuan, pemerintah dapat memperkuat pembinaan dan akses pasar, sedangkan masyarakat bisa ikut menjaga keberlangsungan kuliner lokal dengan mengenal serta membeli produk daerah.

Pendampingan mahasiswa Unpam menjadi salah satu langkah untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Meski dampak jangka panjangnya masih perlu dilihat dari perkembangan usaha, program ini membuka ruang bagi Gipang 3 Bunda untuk memperbaiki tata kelola dan memperluas pemasaran.

Pada akhirnya, melestarikan kuliner tradisional tidak cukup hanya dengan memuji kelezatannya atau mengenangnya sebagai warisan leluhur. Harus ada upaya nyata agar pembuatnya tetap mampu hidup dari usaha tersebut.

Sebab, tradisi yang hanya dibanggakan tanpa diperjuangkan secara ekonomi berisiko kehilangan penerusnya.

Gipang Banten tidak cukup dikenang karena rasanya, ia harus diberi kesempatan untuk tumbuh, bersaing, dan menjadi kebanggaan generasi mendatang.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com- Bogor – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC LSM) HARIMAU Bogor Raya memperketat pengawasan terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Bogor. Hal ini terkait penanganan laporan pengaduan yang diajukan oleh DPC LSM HARIMAU Bogor Raya mengenai dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan Barang Milik Daerah (BMD) hasil bongkaran gedung DP3P2KB Kabupaten Bogor.   Ketua DPC […]

  • Kemas Firman Hidayat Gaungkan “Menuju Benteng Satu”, HUT RI Ke-81 Bukan Sekadar Pesta

    Kemas Firman Hidayat Gaungkan “Menuju Benteng Satu”, HUT RI Ke-81 Bukan Sekadar Pesta

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com – Bagi Ketua RW 05 Desa Benteng, Kemas Firman Hidayat, perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia bukan hanya soal hiburan dan hadiah. Ada pesan yang lebih besar: warga Benteng harus bersatu. Melalui kegiatan bertajuk “SQUAD RW 05 untuk Menuju Benteng Satu”, Kemas mengajak bukan hanya warga RW 05, tetapi seluruh masyarakat Desa Benteng untuk merayakan […]

  • Ketika Politik Turun ke Kampung Oleh Anggota DPRD: Dr. Usep Nukliri Bawa Misi Kemanusiaan

    Ketika Politik Turun ke Kampung Oleh Anggota DPRD: Dr. Usep Nukliri Bawa Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Politik sering kali identik dengan gedung parlemen, rapat, dan tarik-menarik kepentingan. Namun bagi Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, politik semestinya memiliki wajah yang lebih dekat: wajah manusia. Prinsip itu kembali ia tunjukkan saat turun langsung ke Kampung Baru, Desa Sukaluyu, Minggu (13/9/2026). Bukan untuk sekadar menyampaikan pidato, melainkan hadir dalam kegiatan […]

  • Dr. Usep Nukliri Buka Pembinaan Politik Ormas Kabupaten Bogor 2026

    Dr. Usep Nukliri Buka Pembinaan Politik Ormas Kabupaten Bogor 2026

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Penguatan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kehidupan demokrasi menjadi perhatian dalam Kegiatan Pembinaan Politik bagi Ormas Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor di New Ayuda Hotel. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1–2 September 2026, tersebut dibuka oleh Dr. Usep Nukliri, Anggota DPRD […]

  • Dr. Usep Nukliri Fasilitasi Bantuan Pertanian untuk Kelompok Tani Desa Kalongliud

    Dr. Usep Nukliri Fasilitasi Bantuan Pertanian untuk Kelompok Tani Desa Kalongliud

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Luterasirakyat.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, memfasilitasi penyaluran bantuan sarana pertanian dari Distanhorbun Kabupaten Bogor kepada sejumlah kelompok tani di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung. Bantuan tersebut berupa kendaraan roda tiga 300 cc, kultivator, mulsa, alat semprot elektrik/hand sprayer, pupuk, serta bibit cabai. 7 Oktober 2026. Dukungan ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan […]

  • Muscamlub PK Golkar Pamijahan Berlangsung Hangat, Yus Adira Putra Nahkodai PK Hingga 2026

    Muscamlub PK Golkar Pamijahan Berlangsung Hangat, Yus Adira Putra Nahkodai PK Hingga 2026

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Musyawarah Kecamatan Luar Biasa (Muscamlub) PK Partai Golkar Kecamatan Pamijahan berlangsung penuh kekeluargaan di Aula Rapat Lantai 9 DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi, bersama 15 Pides (Pimpinan Desa) se-Kecamatan Pamijahan. Dalam forum tersebut, semangat menjaga soliditas partai menjadi […]

expand_less