Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Menguat, Kemenkeu Siapkan RUU Penghapusan Tiga Nol

Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Menguat, Kemenkeu Siapkan RUU Penghapusan Tiga Nol

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Jakarta, 9 November 2025 – Rencana penyederhanaan nilai mata uang Rupiah atau yang dikenal dengan istilah redenominasi kembali menjadi agenda strategis nasional. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi memasukkan rencana penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah ke dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029.

Kebijakan ini bertujuan untuk menghilangkan tiga angka nol (misalnya, Rp10.000 menjadi Rp10), menjadikan sistem transaksi dan akuntansi keuangan lebih sederhana tanpa mengubah nilai tukar maupun daya beli masyarakat.

 

πŸ—“οΈ Target Rampung pada 2027

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 yang menegaskan kembali langkah penyusunan RUU tersebut. Target penyelesaian RUU Redenominasi ini direncanakan rampung pada tahun 2027.

Apabila RUU ini disahkan, pemerintah akan memulai tahapan sosialisasi, penyesuaian sistem keuangan, serta masa transisi di mana Rupiah lama dan baru akan beredar secara paralel sebelum Rupiah baru sepenuhnya digunakan.

 

🎯 Tujuan Utama Redenominasi

 

Redenominasi bukanlah kebijakan baru, wacana ini telah dibahas sejak tahun 2010. Langkah ini kembali diangkat dengan beberapa tujuan utama:

  1. Menyederhanakan Transaksi: Mempermudah pencatatan akuntansi dan sistem pembayaran, terutama dalam transaksi digital, karena jumlah digit Rupiah saat ini dianggap terlalu banyak.
  2. Meningkatkan Efisiensi Ekonomi: Menyumbang pada daya saing nasional dan efisiensi perekonomian secara keseluruhan.
  3. Memperkuat Kredibilitas Rupiah: Nominal Rupiah yang lebih kecil diharapkan dapat memperbaiki citra mata uang di mata internasional dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

 

πŸ›‘ Redenominasi Berbeda dari Sanering

 

Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI) terus menekankan bahwa redenominasi sangat berbeda dengan sanering (pemotongan nilai uang).

Redenominasi adalah penyederhanaan nominal tanpa mengurangi nilai dan daya beli. Contoh: Harga air mineral Rp5.000 menjadi Rp5, namun daya beli masyarakat tetap sama.

Sanering adalah pemotongan nilai uang dalam kondisi ekonomi tidak sehat, yang secara drastis menurunkan daya beli masyarakat, seperti yang pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1965.

 

βš–οΈ Perlu Landasan Hukum Kuat

 

Kebijakan ini membutuhkan dasar hukum berupa Undang-Undang tersendiri, menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Juli 2025 yang menolak permohonan pengujian UU Mata Uang sebagai dasar pelaksanaan redenominasi. MK menegaskan bahwa redenominasi merupakan kebijakan moneter dan fiskal yang harus diatur dalam UU khusus.

Pemerintah berencana untuk menjalankan proses ini secara matang dan bertahap, belajar dari pengalaman negara-negara lain seperti Turki dan Polandia yang berhasil melakukan redenominasi dalam kondisi ekonomi yang stabil.

:Bulux_Sky

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com –Β BOGOR – Implementasi Program Makanan Bergizi (MBG) di wilayah Rancabungur tengah memicu polemik. Sejumlah wali murid dan elemen masyarakat melayangkan protes keras terhadap Dapur SPPG Rancabungur lll penyedia jasa, terkait dugaan rendahnya kualitas pangan serta manajemen operasional yang dinilai tidak transparan. β€Ž Kualitas Menu dan Standar Nutrisi Dipertanyakan. β€ŽWali murid dari sejumlah instansi pendidikan, […]

  • KPK Geledah UKPBJ dan Bapenda Bogor, Tiga Nama Mulai Disorot

    KPK Geledah UKPBJ dan Bapenda Bogor, Tiga Nama Mulai Disorot

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai bergerak menindaklanjuti Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum terkait dugaan perkara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Sejumlah kantor di kompleks Pemkab Bogor digeledah pada Kamis (27/8), membuat perhatian publik tertuju pada pengadaan barang dan jasa serta persoalan upah pungut. Setidaknya lima kendaraan tim KPK terlihat memasuki kompleks Pemkab Bogor. […]

  • HISTERIS! Kesurupan Massal Landa Karyawan Pabrik Aparel di Cibungbulang Bogor, Dipicu Pohon Tumbang

    HISTERIS! Kesurupan Massal Landa Karyawan Pabrik Aparel di Cibungbulang Bogor, Dipicu Pohon Tumbang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-BOGOR – Puluhan karyawati di sebuah pabrik garmen/aparel di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengalami kesurupan massal pada Kamis malam (16/10/2025). Peristiwa ini terjadi sesaat setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut, yang menyebabkan sebuah pohon besar di sekitar lokasi tumbang. Suasana mencekam dilaporkan terjadi di dalam pabrik sekitar pukul 20.00 WIB. […]

  • Bersama Diktisaintek, UI Dorong Kebangkitan Jasinga sebagai Destinasi Wisata Budaya dan Sejarah

    Bersama Diktisaintek, UI Dorong Kebangkitan Jasinga sebagai Destinasi Wisata Budaya dan Sejarah

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com β€” Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia (UI) di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, resmi berakhir pada Minggu, 21 Desember 2025. Program yang berlangsung selama dua bulan ini mengusung tema “Membangkitkan Jasinga Menuju Destinasi Wisata Budaya dan Sejarah” dan melibatkan kolaborasi lintas akademisi, mahasiswa, serta pemangku kepentingan daerah. Kegiatan Pengmas ini diketuai oleh Dr. […]

  • Rakornas Pemuda Muslimin Indonesia Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

    Rakornas Pemuda Muslimin Indonesia Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com β€” Pengurus Besar Pemuda Muslimin Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasionall untuk mengonsolidasikan gerakan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, Dr. Usep Nukliri menegaskan bahwa organisasi harus hadir cepat dan terukur dalam merespons musibah. “Solidaritas nasional adalah fardu ain. Kita ingin memastikan gerakan […]

  • Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

    Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com– Persoalan pengelolaan sampah di kawasan komersial dan hunian Sentul City kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang terus membesar di Tempat Penampungan Sementara (TPS) memicu kekhawatiran warga, aktivis lingkungan, hingga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).   Sejak 1 April 2026, pengelolaan sampah di kawasan Sentul City dialihkan oleh PT […]

expand_less