Pemdes Cimulang Dukung Kelompok Tani dan Peternakan Ayam Petelur: Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan dan Akses Pangan Terjangkau

Berita69 Dilihat

Literasirakyat.com – Cimulang – Rancabungur, 9 Mei 2026 – Kelompok Tani Wahana Sejahtera Mandiri yang beroperasi di Desa Cimulang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas di sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga berperan aktif memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga desa. Salah satu pencapaian yang paling dirasakan masyarakat adalah ketersupplyan telur ayam petelur hasil budidaya kelompok ini dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran umum di wilayah tersebut.

 

Saat tim liputan dari Literasirakyat.com meninjau lokasi kegiatan, terlihat antusiasme warga yang datang untuk membeli telur hasil peternakan kelompok tani tersebut. Salah satu warga yang sedang berbelanja mengungkapkan, keberadaan usaha yang didanai oleh bumdes ini sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangganya, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. “Harga yang ditawarkan di sini jauh lebih murah dibandingkan tempat lain. Keberadaan kelompok ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih,” ujarnya.

Inisiatif pengembangan dan dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Desa Cimulang di bawah pimpinan Kepala Desa, Cecep Hidayat, terhadap kelompok tani ini merupakan bagian dari strategi utama memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus upaya sistematis meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Melalui pemangkasan rantai distribusi yang biasanya panjang dan melibatkan banyak pihak, produk peternakan bumdes ini dapat disalurkan langsung dari pengelola ke tangan konsumen, sehingga harga jualnya tetap terjangkau dan tidak terbebani biaya tambahan dari jalur distribusi yang berbelit.

 

“Tujuan utama kami adalah memastikan hasil usaha pertanian dan peternakan warga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Program ini dirancang bukan hanya sebagai sumber pendapatan bagi anggota kelompok tani, tetapi juga menjadi solusi nyata agar kebutuhan pangan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan cara yang lebih hemat dan ekonomis,” tegas Cecep Hidayat.

 

Lebih jauh, program ini diharapkan dapat menjadi model dan inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi sumber daya lokal. Melalui pendekatan serupa, setiap desa berpeluang membangun ketahanan pangan yang mandiri, sekaligus berkontribusi nyata dalam menurunkan beban biaya hidup masyarakat, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Heru_Bulux

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *