Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diduga Upah di Bawah Standar dan Langgar Hak BPJS, Pekerja Gondola Vivo Mall Adukan Perusahaan ke Disnaker

Diduga Upah di Bawah Standar dan Langgar Hak BPJS, Pekerja Gondola Vivo Mall Adukan Perusahaan ke Disnaker

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – BOGOR06/03/2025 – Seorang pekerja operasional gondola di kawasan Vivo Mall Bogor resmi melayangkan pengaduan terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan ke UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor. Laporan tersebut ditujukan kepada PT Dhimas Cahaya Wahyu Anugrah, perusahaan tempatnya bernaung.
Pekerja bernama M. Fikri Dwi Januar, warga Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengungkapkan bahwa selama masa kontraknya sejak Desember 2024 hingga Februari 2026, ia diduga menerima kompensasi yang jauh di bawah ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK).
Berdasarkan dokumen laporan pengaduan normatifnya, Fikri merinci adanya ketimpangan drastis pada penghasilan yang ia terima. Pada tahun 2025, saat UMK Kabupaten Bogor ditetapkan sebesar Rp4.877.211, ia mengaku hanya menerima upah di kisaran Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Akumulasi kekurangan upah sepanjang tahun 2025 tersebut diprediksi mencapai Rp36.162.755.
Kondisi serupa berlanjut pada tahun 2026. Dengan kenaikan UMK menjadi Rp5.161.769, Fikri mengeklaim hanya dibayarkan sebesar Rp1.473.692 pada bulan Januari dan Februari. Secara total, dugaan kerugian materiil akibat kekurangan bayar upah ini menyentuh angka Rp43.538.909.

Selain persoalan upah pokok, laporan tersebut juga menyoroti kelalaian perusahaan dalam memberikan jaminan sosial. Fikri menyebut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaannya baru didaftarkan pada Agustus 2025, meski ia telah bekerja sejak akhir 2024. Kendala administratif berupa kesalahan penulisan nama pun membuat saldo Jaminan Hari Tua (JHT) miliknya hingga kini tidak dapat dicairkan.
Persoalan kian pelik dengan adanya pemotongan upah sepihak sebesar Rp500.000. Perusahaan berdalih potongan tersebut merupakan jaminan atas hilangnya Alat Pelindung Diri (APD) berupa body harness. Namun, Fikri menegaskan kebijakan tersebut dilakukan tanpa kesepakatan tertulis maupun pembuktian akuntabel mengenai tanggung jawab kehilangan alat.

Melalui aduan ini, Fikri mendesak UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor untuk segera mengaudit PT Dhimas Cahaya Wahyu Anugrah. Ia menuntut perusahaan melunasi seluruh selisih upah sesuai regulasi yang berlaku, mengembalikan potongan upah yang ditahan, serta memulihkan hak-hak BPJS Ketenagakerjaan sejak hari pertama bekerja.
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut tengah dalam proses peninjauan oleh pihak pengawas ketenagakerjaan untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pihak-pihak terkait.
: Blx_Sky

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026. Momen bersejarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Bogor hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Rangkaian peringatan HJB tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, lokasi bersejarah yang pernah […]

  • Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

    Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pagi itu, aula SMPN 1 Leuwiliang penuh. Bukan karena ada ujian nasional, bukan pula karena rapat mendadak — tapi karena para guru sedang belajar lagi. Iya, guru-guru yang biasa memberi tugas kini jadi peserta pelatihan, lengkap dengan buku catatan, pena, dan wajah penuh harapan (serta sedikit kantuk). Spanduk besar tergantung di depan: In […]

  • Pemdes Cimulang Dukung Kelompok Tani dan Peternakan Ayam Petelur: Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan dan Akses Pangan Terjangkau

    Pemdes Cimulang Dukung Kelompok Tani dan Peternakan Ayam Petelur: Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan dan Akses Pangan Terjangkau

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Cimulang – Rancabungur, 9 Mei 2026 – Kelompok Tani Wahana Sejahtera Mandiri yang beroperasi di Desa Cimulang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas di sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga berperan aktif memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga desa. Salah satu pencapaian yang paling dirasakan masyarakat adalah ketersupplyan telur ayam petelur hasil […]

  • TPT Proyek GOM Rancabungur Jebol Sebelum Diresmikan, Perencanaan Teknis Dipertanyakan

    TPT Proyek GOM Rancabungur Jebol Sebelum Diresmikan, Perencanaan Teknis Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Bogor, 23/01/2026 – Insiden longsor di area bibir Setu pada lokasi proyek Gelangang Olahraga Masyarakat (GOM) di Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, memicu sorotan tajam. Perencanaan dan kajian teknis pembangunan tersebut dinilai mengabaikan karakteristik tanah setempat yang rentan. ‎Secara teknis, kawasan bibir Setu merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap pergerakan tanah, terutama saat […]

  • Menggugah Nurani, Jeritan Rumah Tak Layak Huni di Rancabungur Menanti Uluran Tangan Pemerintah

    Menggugah Nurani, Jeritan Rumah Tak Layak Huni di Rancabungur Menanti Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com–Rancabungur-03/10/2025- Di tengah hiruk pikuk pembangunan dan kemajuan zaman yang serba mewah dan modern, masih banyak keluarga di negeri ini yang terpaksa bertahan hidup di bawah atap yang rapuh dan dinding lapuk yang terbuat dari anyaman bambu. Salah satu rumah yang cukup menggugah nurani itu berada di Kampung Sukajadi, RT 02, RW 01, Desa Mekarsari, […]

  • Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – 20/10/3025 – Kepala Desa (Kades) Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berinisial MA, diduga melakukan penggelapan dana desa dengan total kerugian negara mencapai sekitar Rp 650,13 juta. Modus yang digunakan Kades Rawa Panjang ini terbilang unik, yakni dengan membuat rekening penampungan atas nama sejumlah ketua Posyandu dan satu ketua RW di […]

expand_less