Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa “Gedor” Istana Bogor, Tolak BBM Naik hingga RUU Polri

Mahasiswa “Gedor” Istana Bogor, Tolak BBM Naik hingga RUU Polri

  • account_circle Bima
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Gelombang kritik terhadap kebijakan pemerintah kembali menggema dari depan Istana Bogor.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Bergerak Indonesia (FMBI) Gerakan Kolektif dan Kolegial turun ke jalan, Senin (15/6/2026), membawa sederet tuntutan yang mereka sebut sebagai suara keresahan rakyat.

Dengan membawa spanduk dan poster kritik, massa aksi menolak rencana kenaikan harga BBM, mendesak evaluasi total Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta menolak RUU Polri 2026 yang dinilai berpotensi mengancam ruang demokrasi.

Koordinator lapangan aksi, Habib Permana, menilai pemerintah harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang saat ini masih dihimpit mahalnya kebutuhan pokok, minimnya lapangan pekerjaan, dan melemahnya nilai tukar rupiah.

“Jangan tambah beban rakyat dengan kebijakan yang justru mempersempit ruang hidup masyarakat,” tegas Habib dalam orasinya.

Mahasiswa menyoroti potensi dampak kenaikan BBM yang dapat memicu lonjakan harga barang dan jasa.

Mereka juga mempertanyakan efektivitas pelaksanaan MBG yang menyedot anggaran besar namun masih menuai berbagai persoalan di lapangan.

Tak hanya itu, pengesahan RUU Polri 2026 menjadi sorotan tajam. Massa menilai perluasan kewenangan aparat harus diimbangi mekanisme pengawasan yang kuat agar tidak membuka ruang penyalahgunaan kekuasaan.

Aksi tersebut menjadi sinyal bahwa kegelisahan terhadap kondisi ekonomi dan demokrasi masih terus bergulir.

Dari depan Istana Bogor, mahasiswa mengingatkan bahwa kebijakan publik seharusnya berpijak pada kepentingan rakyat, bukan sekadar memenuhi agenda elite kekuasaan.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

    BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor pada Kamis 12 Februari 2026. ‎Pelantikan itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal BMPS pusat, Ketua Umum BMPS DPW Jawa Barat dan jajaran pemerintah Kabupaten Bogor. Hadir juga Bupati Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Setda kabupaten […]

  • Ratusan Siswa SMPN 1 Leuwiliang Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Pakaian Adat

    Ratusan Siswa SMPN 1 Leuwiliang Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Pakaian Adat

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Suara gamelan berpadu dengan riuh tawa pelajar memenuhi halaman SMPN 1 Leuwiliang, Sabtu (28/10). Sejak pagi, ratusan siswa berbaris rapi dengan pakaian adat dari berbagai penjuru nusantara — dari kebaya anggun khas Jawa hingga ulos Batak dan kain tenun NTT. Suasana seolah membawa kembali semangat persatuan yang dikumandangkan para pemuda 97 tahun silam. […]

  • Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Implementasi Program Makanan Bergizi (MBG) di wilayah Rancabungur tengah memicu polemik. Sejumlah wali murid dan elemen masyarakat melayangkan protes keras terhadap Dapur SPPG Rancabungur lll penyedia jasa, terkait dugaan rendahnya kualitas pangan serta manajemen operasional yang dinilai tidak transparan. ‎ Kualitas Menu dan Standar Nutrisi Dipertanyakan. ‎Wali murid dari sejumlah instansi pendidikan, […]

  • Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

    Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menegaskan pentingnya menjaga tradisi Seren Taun sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Sunda. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Helaran Seren Taun di Lembur Cigoong, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/7/2026). Kehadiran Dr. Usep Nukliri bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menjadi bentuk dukungan […]

  • Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Karukunan Warga Bogor (KWB) ke-28, Generasi Muda Karukunan Warga Bogor (GM KWB) menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari doa bersama untuk para pendiri organisasi, pemotongan kue tasyakuran, hingga santunan […]

  • Diduga Enggan Beri Konfirmasi, Wartawan Kupasmerdeka.com Merasa Direndahkan oleh Kapolsek Parungpanjang

    Diduga Enggan Beri Konfirmasi, Wartawan Kupasmerdeka.com Merasa Direndahkan oleh Kapolsek Parungpanjang

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Perlakuan yang kurang menyenangkan dialami oleh salah satu awak media kupasmerdeka.com saat hendak meminta konfirmasi dari pihak kepolisian, tepatnya di Polsek Parungpanjang, pada Rabu (5/11). Wartawan tersebut menilai sikap Kapolsek Parungpanjang merendahkan profesi jurnalistik. Diketahui, kedatangan awak media berinisial B adalah untuk mengonfirmasi dan mendapatkan informasi terkait penangkapan terduga pelaku pengrusakan […]

expand_less