Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Literasi » Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

  • account_circle Bima
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Pagi itu, aula SMPN 1 Leuwiliang penuh. Bukan karena ada ujian nasional, bukan pula karena rapat mendadak — tapi karena para guru sedang belajar lagi.

Iya, guru-guru yang biasa memberi tugas kini jadi peserta pelatihan, lengkap dengan buku catatan, pena, dan wajah penuh harapan (serta sedikit kantuk).

Spanduk besar tergantung di depan: In House Training – Implementasi Pembelajaran Mendalam. Terdengar meyakinkan.

Walau sebagian guru mungkin masih bertanya dalam hati, “Seberapa dalam sih pembelajaran yang dimaksud? Karena kadang, yang dangkal justru bukan muridnya.”

Kepala sekolah, Dian Sukmawan, tampil rapi dan optimistis.

“Kami mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menggali potensi siswa secara utuh,” ujarnya penuh semangat.

Kalimat itu meluncur mulus — seperti jargon yang sering terdengar dalam seminar, tapi entah berapa yang benar-benar sempat “menggali”, selain menggali nilai rapor menjelang pembagian.

Selama dua hari, para guru belajar tentang kurikulum baru, RPPM, hingga digitalisasi pendidikan.

PowerPoint berganti, kopi diseduh ulang, dan slide demi slide meluncur seperti mantra sakti, Mindful. Meaningful. Joyful.

Kata-kata indah yang kadang hilang begitu bel istirahat berbunyi dan siswa sibuk mencari colokan charger.

“Kami ingin guru-guru berinovasi menghadapi tantangan zaman,” lanjut Dian, kali ini dengan nada penuh visi.

Dan memang, tantangan zaman itu nyata — bukan hanya AI atau kurikulum yang berubah tiap tahun, tapi juga sinyal Wi-Fi yang sering lebih lemah dari semangat mengajar.

Namun di balik semua ironi itu, ada sesuatu yang tulus. Di sela tawa dan lelah, guru-guru tetap menulis, berdiskusi, bahkan bercanda:

“Kalau kita belajar mendalam, semoga siswa kita gak cuma hafal soal ujian, tapi juga tahu kenapa mereka belajar.”

Lucu, tapi serius. Satir, tapi penuh harapan. Karena di negeri di mana pendidikan sering dijadikan proyek jangka pendek, para guru SMPN 1 Leuwiliang masih percaya — bahwa mengajar adalah cara paling panjang untuk menanam masa depan.

Dan di hari itu, mereka pun pulang dengan satu kesadaran kecil yakni. Belajar memang tak pernah selesai. Bahkan bagi mereka yang sudah seumur hidup berdiri di depan kelas.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relasi Agama dan Negara: Moderasi Jadi Kunci Utama Ulama Istiqlal

    Relasi Agama dan Negara: Moderasi Jadi Kunci Utama Ulama Istiqlal

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Jakarta, 12 September 2025 –Ulama Masjid Istiqlal kembali menegaskan pentingnya sikap moderasi dalam menjaga relasi antara agama dan negara. Pesan ini mengemuka dalam Studium General bertema “Relasi Moderat antara Agama dan Negara di Indonesia dalam Konteks Kekinian” yang digelar di ruang kuliah Masjid Istiqlal, Jumat siang (12/9).   Acara dihadiri mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid […]

  • Tragis! Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara

    Tragis! Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jakarta Utara – Sebuah insiden tragis terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. Mobil operasional pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos masuk ke halaman sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta seorang guru yang sedang berkegiatan di lapangan upacara. Menurut laporan awal […]

  • Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Senin (22/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya perencanaan strategis pembangunan desa untuk satu tahun ke depan. “Musrenbangdes adalah momen penting bagi seluruh pemangku kebijakan desa dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Usep dalam sambutannya. […]

  • Gedung Sekolah SMKN 1 Gunung Putri Roboh, Belasan Siswa Dilaporkan Luka-Luka

    Gedung Sekolah SMKN 1 Gunung Putri Roboh, Belasan Siswa Dilaporkan Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Gunung Putri, Bogor – Insiden mengejutkan terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada hari Senin (3/11/2025). Bangunan sekolah tersebut dilaporkan roboh, mengakibatkan belasan siswa mengalami luka-luka. Kejadian nahas ini diduga terjadi setelah wilayah Gunung Putri dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang yang melanda sekitar pukul […]

  • SUKMA Gelar Survey Digital Desa di Kabupaten Bogor, Warga Bisa Lapor Lewat Website! Sukma.or.id

    SUKMA Gelar Survey Digital Desa di Kabupaten Bogor, Warga Bisa Lapor Lewat Website! Sukma.or.id

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-BOGOR – Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat (SUKMA) mengumumkan rencana besar melaksanakan Survey Digital Desa di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Survey ini akan memotret tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah desa, khususnya soal kinerja, pelayanan, pembangunan, hingga keterbukaan informasi publik. 09/09/2025 Sekjen SUKMA menegaskan, tim akan memasang 20 Lembar banner berukuran 1,5 x 1,5 meter di titik-titik […]

  • Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    Di Bawah Komando Dr. Usep Nukliri, PERPANI Bogor Sabet Juara Umum Popda Jabar.

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com– Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada ajang Kejuaraan Panahan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat. Pada gelaran Popda yang diselenggarakan di Kecamatan Geger Kalong, Kota Bandung pada 26-28 Sepetember 2025 kemarin. Ketua Umum PERPANI Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan rasa syukur sekaligus […]

expand_less