Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Literasi » Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

  • account_circle Bima
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Pagi itu, aula SMPN 1 Leuwiliang penuh. Bukan karena ada ujian nasional, bukan pula karena rapat mendadak — tapi karena para guru sedang belajar lagi.

Iya, guru-guru yang biasa memberi tugas kini jadi peserta pelatihan, lengkap dengan buku catatan, pena, dan wajah penuh harapan (serta sedikit kantuk).

Spanduk besar tergantung di depan: In House Training – Implementasi Pembelajaran Mendalam. Terdengar meyakinkan.

Walau sebagian guru mungkin masih bertanya dalam hati, “Seberapa dalam sih pembelajaran yang dimaksud? Karena kadang, yang dangkal justru bukan muridnya.”

Kepala sekolah, Dian Sukmawan, tampil rapi dan optimistis.

“Kami mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menggali potensi siswa secara utuh,” ujarnya penuh semangat.

Kalimat itu meluncur mulus — seperti jargon yang sering terdengar dalam seminar, tapi entah berapa yang benar-benar sempat “menggali”, selain menggali nilai rapor menjelang pembagian.

Selama dua hari, para guru belajar tentang kurikulum baru, RPPM, hingga digitalisasi pendidikan.

PowerPoint berganti, kopi diseduh ulang, dan slide demi slide meluncur seperti mantra sakti, Mindful. Meaningful. Joyful.

Kata-kata indah yang kadang hilang begitu bel istirahat berbunyi dan siswa sibuk mencari colokan charger.

“Kami ingin guru-guru berinovasi menghadapi tantangan zaman,” lanjut Dian, kali ini dengan nada penuh visi.

Dan memang, tantangan zaman itu nyata — bukan hanya AI atau kurikulum yang berubah tiap tahun, tapi juga sinyal Wi-Fi yang sering lebih lemah dari semangat mengajar.

Namun di balik semua ironi itu, ada sesuatu yang tulus. Di sela tawa dan lelah, guru-guru tetap menulis, berdiskusi, bahkan bercanda:

“Kalau kita belajar mendalam, semoga siswa kita gak cuma hafal soal ujian, tapi juga tahu kenapa mereka belajar.”

Lucu, tapi serius. Satir, tapi penuh harapan. Karena di negeri di mana pendidikan sering dijadikan proyek jangka pendek, para guru SMPN 1 Leuwiliang masih percaya — bahwa mengajar adalah cara paling panjang untuk menanam masa depan.

Dan di hari itu, mereka pun pulang dengan satu kesadaran kecil yakni. Belajar memang tak pernah selesai. Bahkan bagi mereka yang sudah seumur hidup berdiri di depan kelas.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD PAN Kabupaten Bogor Lantik Relawan dan Gelar Rakerda, Perkuat Soliditas Organisasi

    DPD PAN Kabupaten Bogor Lantik Relawan dan Gelar Rakerda, Perkuat Soliditas Organisasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bogor menggelar Pelantikan Relawan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di GOR Griya Parung Panjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus menyusun strategi organisasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan DPP PAN, Sekretaris Wilayah PAN Ivan […]

  • Rapat Pemilihan Pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Rancabungur 2025 Sukses Tanpa Ekses

    Rapat Pemilihan Pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Rancabungur 2025 Sukses Tanpa Ekses

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Rancabungur-Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Organisasi Pemuda Pancasila Kecamatan Rancabungur berhasil diselenggarakan tanpa ada halangan apa pun. Acara tersebut digelar di Kampung Warung Nangka, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Kamis, 9 Oktober 2025. ‎Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Majelis Pimpinan Cabang (MPC), Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyu Caniago, dan beberapa tamu undangan lainnya. […]

  • “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jawa Barat selama ini kerap dipuji sebagai etalase kebudayaan Nusantara. Pemimpinnya pun dikenal dekat dengan tradisi, kerap tampil mengenakan pakaian adat, fasih menggaungkan kearifan lokal, hingga menjadikan budaya sebagai bagian dari identitas kepemimpinan. Namun, bagi budayawan asal Jampang yang akrab disapa Ki Panglay, semua itu akan kehilangan makna jika tidak diikuti keberanian melahirkan […]

  • Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Peringati Hari Lahir KWB ke-28, Generasi Muda KWB Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Karukunan Warga Bogor (KWB) ke-28, Generasi Muda Karukunan Warga Bogor (GM KWB) menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari doa bersama untuk para pendiri organisasi, pemotongan kue tasyakuran, hingga santunan […]

  • Mahasiswa KKN IAIB Terjun Langsung di Panen Raya: Bukti Nyata Sinergi Kampus, Desa, dan Korporasi

    Mahasiswa KKN IAIB Terjun Langsung di Panen Raya: Bukti Nyata Sinergi Kampus, Desa, dan Korporasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Bogor (IAIB) yang ditempatkan di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, turut ambil bagian dalam Panen Raya Kelompok Tani Garitan, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional yang menggandeng sinergi antara pemerintah desa, PT Antam, dan masyarakat tani setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – 20/10/3025 – Kepala Desa (Kades) Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berinisial MA, diduga melakukan penggelapan dana desa dengan total kerugian negara mencapai sekitar Rp 650,13 juta. Modus yang digunakan Kades Rawa Panjang ini terbilang unik, yakni dengan membuat rekening penampungan atas nama sejumlah ketua Posyandu dan satu ketua RW di […]

expand_less