Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

  • account_circle Bima
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Publikbogornews.com– Persoalan pengelolaan sampah di kawasan komersial dan hunian Sentul City kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang terus membesar di Tempat Penampungan Sementara (TPS) memicu kekhawatiran warga, aktivis lingkungan, hingga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

 

Sejak 1 April 2026, pengelolaan sampah di kawasan Sentul City dialihkan oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC) kepada PT Pasific Pastech Teknologi sebagai vendor.

Namun, alih kelola tersebut dinilai belum mampu mengatasi persoalan sampah. Kondisi di lapangan justru memperlihatkan penumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan.

Aktivis Alam Raya Bahagia Bogor, Dentiara, menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurutnya, jika tidak segera ditangani secara serius, TPS Sentul berpotensi berubah fungsi layaknya tempat pemrosesan akhir (TPA), yang tentu akan berdampak pada lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Jika dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin TPS Sentul berubah menjadi TPA. Tumpukan sampah yang terus meningkat jelas merugikan lingkungan dan masyarakat.

Kami akan berkoordinasi dengan DLH, bahkan jika tidak ada langkah konkret, kami akan mendesak agar TPS Sentul ditutup sementara sampai pengelolaannya dibenahi,” ujar Dentiara.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi Sentul City Recycle Center (SCRC), vendor pengelola diduga masih melakukan pengangkutan sampah secara tercampur tanpa melalui proses pemilahan dan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir.

Padahal, SCRC dibangun sebagai fasilitas pengurangan sampah dengan mengedepankan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) agar volume sampah yang berakhir di TPA dapat diminimalkan.

Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah warga yang berharap pengelolaan sampah di kawasan Sentul City kembali berjalan sesuai standar dan prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dentiara juga mengingatkan bahwa apabila terbukti terjadi kelalaian dalam pengelolaan sampah yang tidak sesuai prosedur, maka terdapat konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kalau memang terbukti berulang kali terjadi kelalaian dalam pengelolaan sampah tanpa pemilahan dan pengolahan sesuai prosedur, tentu ada aturan hukum yang mengaturnya. Karena itu kami berharap persoalan ini segera ditangani sebelum dampaknya semakin luas,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Bogor, pihaknya juga berencana menggelar aksi sebagai bentuk dorongan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas terhadap persoalan tersebut.

Dentiara turut meminta PT Sukaputra Graha Cemerlang mengevaluasi kerja sama dengan vendor pengelola apabila dinilai tidak mampu memenuhi standar pengelolaan sampah yang telah ditetapkan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang telah dimintai konfirmasi belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Cendikia Muslim Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027, Sekolah Gratis Berkualitas di Bogor

    SMK Cendikia Muslim Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027, Sekolah Gratis Berkualitas di Bogor

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com – SMK Cendikia Muslim resmi membuka Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menawarkan konsep sekolah gratis berkualitas bagi generasi muda di Kabupaten Bogor. Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Ace Tabrani, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Bogor ini menghadirkan berbagai program studi unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri modern. Adapun […]

  • Puluhan Lembaga dan Organisasi Bersatu Gelar Aksi Unjuk Rasa Soal Perbub 44 Tahun 2023 di Pemkab Bogor

    Puluhan Lembaga dan Organisasi Bersatu Gelar Aksi Unjuk Rasa Soal Perbub 44 Tahun 2023 di Pemkab Bogor

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Bogor – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran akan digelar di Kabupaten Bogor pada Kamis, 2 Oktober 2025. Aksi ini akan dipusatkan di depan Kantor Bupati Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor dengan mengusung isu utama Revisi Peraturan Bupati (Perbub) No.44 Tahun 2023, rangkap jabatan anggota DPRD, serta persoalan anggota DPRD yang absen namun tetap menerima gaji. […]

  • Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

    Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Narasi pembangunan inklusif yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini seolah membentur tembok kenyataan di pelosok Cigudeg. Kebijakan penghentian aktivitas pertambangan oleh Pemprov Jabar beberapa bulan lalu mulai memicu efek domino yang mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya melumpuhkan sektor ekonomi, tetapi juga mengancam hak dasar pendidikan anak-anak di Kp. Kadaung, Rengasjajar. […]

  • HISTERIS! Kesurupan Massal Landa Karyawan Pabrik Aparel di Cibungbulang Bogor, Dipicu Pohon Tumbang

    HISTERIS! Kesurupan Massal Landa Karyawan Pabrik Aparel di Cibungbulang Bogor, Dipicu Pohon Tumbang

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-BOGOR – Puluhan karyawati di sebuah pabrik garmen/aparel di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengalami kesurupan massal pada Kamis malam (16/10/2025). Peristiwa ini terjadi sesaat setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut, yang menyebabkan sebuah pohon besar di sekitar lokasi tumbang. Suasana mencekam dilaporkan terjadi di dalam pabrik sekitar pukul 20.00 WIB. […]

  • Wujud Bakti Sosial PT Sudamanik: Distribusikan 1.580 Paket Sembako di Tengah Tantangan Sektor Pertambangan

    Wujud Bakti Sosial PT Sudamanik: Distribusikan 1.580 Paket Sembako di Tengah Tantangan Sektor Pertambangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – ‎BOGOR – Menjelang momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H, PT Sudamanik kembali mengukuhkan komitmen sosialnya melalui penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang. Perusahaan mendistribusikan ribuan paket sembako kepada warga Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (14/02/2026). Inisiatif ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang […]

  • BMPS Meriahkan Bogor Fest HJB ke-544, Dorong Pendidikan Jadi Fondasi Bogor Istimewa dan Gemilang

    BMPS Meriahkan Bogor Fest HJB ke-544, Dorong Pendidikan Jadi Fondasi Bogor Istimewa dan Gemilang

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com – Semarak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di kawasan Pakansari tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat. Salah satunya melalui keikutsertaan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor dalam gelaran Bogor Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Mei 2026 tersebut melibatkan berbagai unsur, […]

expand_less