Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

Pengelolaan Sampah Sentul City Disorot, Warga dan Aktivis Desak Solusi Nyata Berbasis 3R

  • account_circle Bima
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Publikbogornews.com– Persoalan pengelolaan sampah di kawasan komersial dan hunian Sentul City kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang terus membesar di Tempat Penampungan Sementara (TPS) memicu kekhawatiran warga, aktivis lingkungan, hingga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

 

Sejak 1 April 2026, pengelolaan sampah di kawasan Sentul City dialihkan oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC) kepada PT Pasific Pastech Teknologi sebagai vendor.

Namun, alih kelola tersebut dinilai belum mampu mengatasi persoalan sampah. Kondisi di lapangan justru memperlihatkan penumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan.

Aktivis Alam Raya Bahagia Bogor, Dentiara, menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurutnya, jika tidak segera ditangani secara serius, TPS Sentul berpotensi berubah fungsi layaknya tempat pemrosesan akhir (TPA), yang tentu akan berdampak pada lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Jika dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin TPS Sentul berubah menjadi TPA. Tumpukan sampah yang terus meningkat jelas merugikan lingkungan dan masyarakat.

Kami akan berkoordinasi dengan DLH, bahkan jika tidak ada langkah konkret, kami akan mendesak agar TPS Sentul ditutup sementara sampai pengelolaannya dibenahi,” ujar Dentiara.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi Sentul City Recycle Center (SCRC), vendor pengelola diduga masih melakukan pengangkutan sampah secara tercampur tanpa melalui proses pemilahan dan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir.

Padahal, SCRC dibangun sebagai fasilitas pengurangan sampah dengan mengedepankan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) agar volume sampah yang berakhir di TPA dapat diminimalkan.

Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah warga yang berharap pengelolaan sampah di kawasan Sentul City kembali berjalan sesuai standar dan prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dentiara juga mengingatkan bahwa apabila terbukti terjadi kelalaian dalam pengelolaan sampah yang tidak sesuai prosedur, maka terdapat konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kalau memang terbukti berulang kali terjadi kelalaian dalam pengelolaan sampah tanpa pemilahan dan pengolahan sesuai prosedur, tentu ada aturan hukum yang mengaturnya. Karena itu kami berharap persoalan ini segera ditangani sebelum dampaknya semakin luas,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Bogor, pihaknya juga berencana menggelar aksi sebagai bentuk dorongan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas terhadap persoalan tersebut.

Dentiara turut meminta PT Sukaputra Graha Cemerlang mengevaluasi kerja sama dengan vendor pengelola apabila dinilai tidak mampu memenuhi standar pengelolaan sampah yang telah ditetapkan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang telah dimintai konfirmasi belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donor Darah di UNIPRAS, Dr. Usep Nukliri Ajak Mahasiswa Hadir untuk Sesama

    Donor Darah di UNIPRAS, Dr. Usep Nukliri Ajak Mahasiswa Hadir untuk Sesama

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Sekantong darah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi seseorang yang sedang membutuhkan transfusi, setetes itu bisa menjadi bagian penting dari harapan untuk bertahan hidup. Semangat kemanusiaan itulah yang hadir dalam kegiatan donor darah di Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS), Jumat, 18 September 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri. […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Rancabungur-Bogor-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik keluarga Dedi yang berada di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP, Sugara. Setelah menghadiri acara reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil VI di kantor Kecamatan Rancabungur pada 8 Oktober 2025, Sugara, yang sebelumnya telah […]

  • Kapolsek Rancabungur Sambangi Rumah Warga Mekarsari Yang Jadi Korban Begal di Ciampea

    Kapolsek Rancabungur Sambangi Rumah Warga Mekarsari Yang Jadi Korban Begal di Ciampea

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Literadirskyat.com–Rancabungur – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Kampung Sukajsdi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.   Kapolsek Rancabungur, IPTU Azis Hidayat, yang mendengar kasus tersebut langsung menyambangi rumah korban, guna melihat langsung keadaan korban.   Kapolsek […]

  • Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Lierasirakyat.com – Rancabungur – ‎Hari jadi Desa Cimulang yang ke-20 untuk pertama kalinya diselenggarakan berjalan dengan sukses dan meriah. Acara tersebut digelar di area kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut, RT 02/02, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dan berlangsung meriah selama tiga hari berturut-turut. Acara yang bertajuk “Cimulang Gemilang” ini diisi dengan berbagai kegiatan. Pada malam pertama, […]

  • Larangan dan Ancaman Hukum Bagi Oknum Pemotong Dana BANSOS

    Larangan dan Ancaman Hukum Bagi Oknum Pemotong Dana BANSOS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Larangan Pemotongan Dana BANSOS dan Ancaman Sanksi Berat Bantuan Sosial (BANSOS) merupakan program utama pemerintah yang ditujukan untuk menanggulangi kemiskinan dan meringankan beban hidup masyarakat rentan. Dana yang disalurkan dalam program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau Bantuan Sosial Tunai (BST) harus diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara utuh dan […]

  • IAIB Rombak Struktur, Tegaskan Arah Baru Kepemimpinan 2026

    IAIB Rombak Struktur, Tegaskan Arah Baru Kepemimpinan 2026

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Institut Agama Islam Bogor (IAIB) melakukan perombakan besar-besaran struktur organisasi dengan melantik jajaran pejabat struktural masa jabatan 2026 pada Jumat, 2 Januari 2025. Langkah ini menjadi sinyal kuat penegasan arah baru kepemimpinan kampus.   Sebanyak 3 Wakil Rektor, 3 Dekan, Direktur Pascasarjana, 9 Kepala Program Studi, pimpinan Lembaga Penjamin Mutu, Lembaga Penelitian dan […]

expand_less