Kapolsek Rancabungur Sambangi Rumah Warga Mekarsari Yang Jadi Korban Begal di Ciampea

Berita, Literasi316 Dilihat

Literadirskyat.comRancabungur – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga. Seorang warga Kampung Sukajsdi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, menjadi korban begal di Jembatan Ciampea, perbatasan Kecamatan Rancabungur, pada Jumat (19/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

 

Kapolsek Rancabungur, IPTU Azis Hidayat, yang mendengar kasus tersebut langsung menyambangi rumah korban, guna melihat langsung keadaan korban.

 

Kapolsek Rancabungur juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada jika berkendara di jam-jam rawan, khususnya di jalur sepi yang rawan kejahatan.

 

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dalam berkendara khususnya di malam hari saat jalanan masih sepi, saya menyarankan agar tidak bepergian seorang diri, apa lagi di jam-jam sepi yang rawan kejahatan,” Ujar IPTU Azis Hidayat, Kaopolsek Rancabungur.

 

Saat itu korban yang bernama Urmat, bersama sang istri Maimunah, tengah dalam perjalanan menuju Pasar Ciampea untuk berbelanja kebutuhan berdagang sehari-hari. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun, nahas, pasangan suami istri tersebut justru menjadi target pembegalan.

 

Menurut penuturan Urmat, sebelum kejadian ia sempat melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan sambil memegang tongkat. “Saya kira hanya orang biasa, tapi pas sudah dekat, dia malah langsung menyerang dengan samurai,” ujarnya.

 

Sabetan senjata tajam itu mengenai lengan dan pinggang istrinya, Maimunah, yang duduk di boncengan. Akibatnya, Maimunah mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis dengan total 20 jahitan.

 

Pelaku yang belum diketahui identitasnya disebut memiliki ciri-ciri berpostur tubuh tinggi. Diduga, pelaku memang sudah menunggu calon korban di lokasi kejadian.

 

Aksi pembegalan ini membuat warga resah. Mereka berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut agar pelaku bisa segera ditangkap. “Kami khawatir, jalan itu memang sepi kalau dini hari. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” kata salah seorang warga.

 

Ketua RW 01 RT 02, Menyeng, membenarkan bahwa warganya menjadi korban begal. “Alhamdulillah warga saya masih selamat, meskipun istrinya mengalami luka cukup serius. Korban juga belum membuat laporan resmi ke pihak berwajib,” ujarnya.

 

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rancabungur yang telah hadir langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi korban dan memberikan perhatian.

:Heru Blx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *