Pramuka dan Pendidikan Bersatu, Dr. Usep Nukliri Dorong Beasiswa untuk Penguatan SDM
- account_circle Bima
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pramuka dan Pendidikan Bersatu, Dr. Usep Nukliri Dorong Beasiswa untuk Penguatan SDM
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Literasirakyat.com — Masa depan generasi muda tidak cukup dibangun hanya dari ruang kelas. Ia tumbuh dari pengalaman, keteladanan, kedisiplinan, kepedulian, sekaligus kesempatan untuk terus belajar.
Semangat itulah yang mengemuka dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna 1 SETDA Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Salah satu langkah strategis dalam forum tersebut adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor dan Universitas Islam Prabu Siliwangi (UNIPRAS) yang dipimpin oleh Rektor Dr. Usep Nukliri.

Namun, kerja sama itu tidak berhenti pada selembar dokumen. Dr. Usep Nukliri turut menghadirkan langkah konkret melalui program beasiswa pendidikan bagi jajaran Gerakan Pramuka.
Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi para kader Pramuka.
Adapun beasiswa yang diberikan mencakup 40 orang untuk jenjang sarjana bagi DKR (Dewan Kerja Ranting), 5 orang sarjana untuk DKC (Dewan Kerja Cabang), 5 orang pascasarjana untuk Kwartir Ranting (Kwaran), serta 5 orang pascasarjana untuk Kwartir Cabang (Kwarcab).

Program tersebut menjadi bagian penting dari sinergi pendidikan dan kepramukaan yang dibangun Dr. Usep Nukliri bersama Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor.
Pesannya sederhana, tetapi memiliki makna panjang: kader yang mendampingi dan membina generasi muda juga harus mendapatkan ruang untuk terus bertumbuh.
Sebab, kualitas pembinaan generasi tidak bisa dilepaskan dari kualitas orang-orang yang berada di belakangnya.

Pramuka dan Pendidikan Bersatu, Dr. Usep Nukliri Dorong Beasiswa untuk Penguatan SDM
Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, pendidikan menjadi salah satu fondasi penting. Pramuka tidak hanya membutuhkan kader yang aktif berkegiatan, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, wawasan dan kapasitas akademik.
Melalui dukungan pendidikan tersebut, para kader diharapkan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh kembali ke ruang pengabdian masing-masing.
Dari kampus ke gerakan. Dari ilmu menuju pengabdian.
Rakercab 2026 sendiri menjadi momentum bagi jajaran Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor untuk mengevaluasi program, memperkuat koordinasi, sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan kepramukaan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Forum tersebut dihadiri Kepala KCD Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, jajaran Polres Bogor, Sekretaris Kwarda Jawa Barat, Ketua Dewan Kehormatan Kwarcab Kabupaten Bogor, serta jajaran pimpinan dan tamu undangan lainnya.
Para Ketua Kwartir Ranting beserta pengurus Kwarran se-Kabupaten Bogor juga hadir sebagai bagian penting dalam memastikan program kepramukaan dapat berjalan hingga tingkat kewilayahan.
Pembukaan Rakercab turut diwarnai penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Evaluasi Tergiat. Agenda ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan aktivitas kepramukaan di tingkat Kwartir Ranting.
Di tengah seluruh rangkaian tersebut, kolaborasi Gerakan Pramuka dengan perguruan tinggi membawa pesan yang lebih luas.
Membangun generasi bukan pekerjaan satu lembaga. Pramuka membutuhkan dunia pendidikan. Dunia pendidikan membutuhkan ruang pengabdian. Dan masyarakat membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki karakter serta kepedulian sosial.
Langkah Dr. Usep Nukliri melalui dukungan beasiswa menjadi salah satu bentuk konkret dari gagasan tersebut. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai capaian akademik, tetapi sebagai bekal untuk memperkuat pengabdian.
Sebab, ketika seorang kader diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan lebih tinggi, yang diharapkan tumbuh bukan hanya satu gelar di belakang nama.
Tetapi juga kapasitas untuk kembali memberi manfaat. Melalui Rakercab 2026, semangat bersama melangkah, bersinergi dan berkarya kembali diteguhkan.
Dari Kabupaten Bogor, Pramuka terus menyalakan api pengabdian. Bukan sekadar tentang seragam dan kegiatan, melainkan tentang bagaimana ilmu, karakter dan kepedulian dipertemukan untuk menyiapkan generasi yang mampu berdiri, berkarya dan mengabdi.
Karena generasi unggul tidak lahir hanya dari mereka yang diberi kesempatan untuk belajar, tetapi dari mereka yang setelah belajar memilih kembali untuk mengabdi.***
- Penulis: Bima

Saat ini belum ada komentar