Demo Cigudeg Ricuh, Masa Tidak Puas Dengan Tanggapan Camat Saat Orasi di Mobil Komando

Berita141 Dilihat

Literasirakyat.com – BOGOR – Gelombang unjuk rasa yang digelar ribuan warga di depan Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, berakhir ricuh pada Senin (12/1). Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang terlibat bentrok setelah merasa kecewa dengan tanggapan pihak otoritas setempat.

‎Aksi ini mulanya berjalan tertib. Ribuan massa datang untuk menagih janji Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait tiga poin krusial: pemberian kompensasi, penyediaan lapangan pekerjaan, serta transparansi hasil audit pasca-penutupan tambang di wilayah Bogor Barat. Selain itu, mereka mendesak Bupati dan DPRD Kabupaten Bogor untuk lebih peka terhadap aspirasi rakyat kecil yang terdampak langsung oleh kebijakan tersebut.

‎Ketegangan memuncak saat Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, naik ke atas mobil komando untuk memberikan tanggapan. Alih-alih meredam suasana, pernyataan Ade justru memantik emosi massa.

‎”Saya bukan orang pergerakan,” ujar Ade di hadapan para demonstran.

‎Pernyataan tersebut dianggap tidak empati dan mengecewakan para pengunjuk rasa yang telah lama menunggu solusi konkret. Suasana yang semula kondusif berubah menjadi anarkis; massa mulai melempari bangunan kantor hingga menyebabkan sejumlah kaca jendela Kantor Kecamatan Cigudeg hancur berantakan.

‎Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi mulai berangsur terkendali, meski pengamanan di sekitar kantor kecamatan masih diperketat guna mencegah aksi susulan.

Red: Bulux_Sky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *