Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketika TNI Turun ke Jalan: Cerita dari Nanggung Saat HUT TNI Ke-80

Ketika TNI Turun ke Jalan: Cerita dari Nanggung Saat HUT TNI Ke-80

  • account_circle Bima
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Pagi itu, udara Nanggung masih sejuk ketika ratusan warga mulai berkumpul di lapangan kecamatan.

Anak-anak berlarian sambil menggenggam bendera kecil merah putih, sementara para orang tua bersiap mengikuti jalan santai yang digelar Koramil 2117 Nanggung dalam rangka HUT TNI ke-80.

Suasana begitu meriah. Warga bercampur dengan jajaran Polsek, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat.

Tawa dan canda menyatu di sepanjang rute jalan sejauh tiga kilometer, seolah tak ada sekat antara rakyat dan aparat.

Di sisi lain lapangan, puluhan anak dari berbagai desa menunggu giliran untuk dikhitan.

Ada yang tampak tegang menggenggam tangan ibunya, ada pula yang berusaha tegar dengan senyum malu-malu.

“Ayo Nak, ini buat kebaikanmu,” bisik seorang ayah sambil menepuk bahu anaknya. Sunatan massal itu menjadi momen sakral, bukan sekadar ritual medis, melainkan tanda kedewasaan yang diiringi kebersamaan.

Tak jauh dari sana, tenda pengobatan gratis dipenuhi warga yang ingin memeriksakan kesehatan.

Seorang nenek tersenyum lega setelah mendapat obat untuk meredakan nyeri sendi, sementara seorang bapak dirujuk ke rumah sakit karena keluhan yang lebih serius. Semua dilayani dengan ramah, tanpa pungutan sepeser pun.

Di tengah keramaian, Danramil 2117 Nanggung, Kapten CBA Syahril, berdiri memberi pesan sederhana namun bermakna.

“TNI adalah bagian dari masyarakat, begitu pula sebaliknya. Semoga kegiatan ini memperkuat kebersamaan kita semua,” ucapnya lantang.

Kata-kata itu mengalun, menegaskan makna kehadiran TNI bukan hanya di medan tugas, tetapi juga di hati rakyat.

Menjelang siang, suasana semakin riuh saat doorprize dibagikan.

Anak-anak berteriak girang, para ibu tersenyum lebar, dan bapak-bapak menepuk bahu satu sama lain.

Hari itu bukan sekadar perayaan ulang tahun TNI, melainkan pesta kebersamaan.

Dan di balik tenda, seorang anak yang baru saja dikhitan berkata polos kepada ibunya, “Bu, TNI itu baik, ya. Mereka bukan cuma pegang senjata, tapi juga bikin orang senang.” Sang ibu tersenyum, mengusap kepala anaknya, lalu mengangguk.

Hari itu, Kecamatan Nanggung menyimpan cerita yang akan lama diingat, tentang TNI yang tak hanya menjaga negeri, tapi juga merawat rasa persaudaraan.***

 

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggugah Nurani, Jeritan Rumah Tak Layak Huni di Rancabungur Menanti Uluran Tangan Pemerintah

    Menggugah Nurani, Jeritan Rumah Tak Layak Huni di Rancabungur Menanti Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com–Rancabungur-03/10/2025- Di tengah hiruk pikuk pembangunan dan kemajuan zaman yang serba mewah dan modern, masih banyak keluarga di negeri ini yang terpaksa bertahan hidup di bawah atap yang rapuh dan dinding lapuk yang terbuat dari anyaman bambu. Salah satu rumah yang cukup menggugah nurani itu berada di Kampung Sukajadi, RT 02, RW 01, Desa Mekarsari, […]

  • Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 650 Juta, Kades di Bogor Gunakan Modus Rekening Posyandu

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – 20/10/3025 – Kepala Desa (Kades) Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berinisial MA, diduga melakukan penggelapan dana desa dengan total kerugian negara mencapai sekitar Rp 650,13 juta. Modus yang digunakan Kades Rawa Panjang ini terbilang unik, yakni dengan membuat rekening penampungan atas nama sejumlah ketua Posyandu dan satu ketua RW di […]

  • Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan musibah yang melanda tiga wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai bencana nasional. Seruannya disampaikan pada Minggu, 30 November 2025, sebagai bentuk keprihatinan atas lambannya respons negara terhadap rentetan krisis yang terus memburuk di lapangan. Dr. Usep menilai […]

  • Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Selasa, 7 April 2026, Institut Agama Islam Bogor menggelar seminar bertajuk Reaktualisasi Moeslim National Onderwijs di aula terbuka kampusnya. Di tengah riuh jargon pendidikan modern, forum ini justru mengangkat kembali gagasan lama—yang terasa semakin relevan hari ini. Hadir sebagai pembicara, N. Syamsuddin CH Haesy, Agustian, serta Agustanzil Sjahroezah. Sementara itu, Rektor IAIB Usep […]

  • Pesan Usep Nukliri di Hari Buruh: Sejahterakan Pekerja, Kuatkan Daerah

    Pesan Usep Nukliri di Hari Buruh: Sejahterakan Pekerja, Kuatkan Daerah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Peringatan Hari Buruh, 1 Mei 2026, kembali menjadi momentum refleksi tentang posisi pekerja dalam arus pembangunan daerah. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah, tuntutan buruh tak lagi sekadar soal upah, tetapi juga menyangkut kepastian kerja, perlindungan sosial, hingga akses terhadap peningkatan keterampilan. Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. H. Usep Nukliri, menegaskan bahwa […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Rancabungur-Bogor-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik keluarga Dedi yang berada di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP, Sugara. Setelah menghadiri acara reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil VI di kantor Kecamatan Rancabungur pada 8 Oktober 2025, Sugara, yang sebelumnya telah […]

expand_less