Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Rahim Ratu Shima, Lahir Raja-Raja yang Membentuk Nusantara

Dari Rahim Ratu Shima, Lahir Raja-Raja yang Membentuk Nusantara

  • account_circle Bima
  • calendar_month 8 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Den Agung, Sejarawan kelahiran Cianjur Jawa-Barat

Literasirakyat.com – Ada nama-nama yang menggema di setiap lembar sejarah. Sanjaya, Tarusbawa, Sri Jayanasa.

Mereka dikenang sebagai pendiri kerajaan, penakluk wilayah, dan pemegang mahkota.

Namun, jauh sebelum nama-nama itu mengukir kejayaan, ada seorang perempuan yang diam-diam menenun takdir Nusantara.

Namanya Ratu Shima.

Senin, 29 Juni 2026, Kang Den Agung, pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, membawa para pencinta sejarah menyusuri lorong waktu yang nyaris terlupakan.

Bukan sekadar menceritakan seorang ratu, melainkan membuka simpul asal-usul yang menghubungkan kerajaan-kerajaan besar di Nusantara.

“Sejarah bukan hanya tentang siapa yang memegang pedang. Sejarah juga lahir dari siapa yang melahirkan para pewarisnya,” ucapnya perlahan. Minggu 28 Juni 2026.

Den Agung, Sejarawan kelahiran Cianjur Jawa-Barat

Bayangkan pesisir utara Jawa pada awal abad ketujuh. Angin laut berembus lembut di Keling, sebuah negeri yang kelak dikenal sebagai Kalingga.

Di sanalah, sekitar tahun 611 Masehi, seorang bayi perempuan membuka mata untuk pertama kalinya.

Tak ada yang mengetahui bahwa tangis pertamanya akan bergema hingga berabad-abad kemudian.

Shima tumbuh di lingkungan keluarga pendeta Hindu Siwa. Ia ditempa oleh ajaran tentang kebenaran, kejujuran, dan keteguhan.

Ketika dewasa, takdir membawanya bersanding dengan Pangeran Kartikeyasingha, pewaris Kerajaan Kalingga Selatan.

Dari pernikahan itu lahirlah dua anak. Bagi banyak orang, mereka hanyalah putra-putri kerajaan.

Namun bagi sejarah, merekalah awal dari sebuah silsilah yang kelak membentuk wajah Nusantara.

Darah Ratu Shima mengalir melalui Dewi Parwati, putrinya yang menikah dengan Sang Jalantara, pewaris Kerajaan Galuh. Dari rahim keturunan itu lahirlah Dewi Sannaha.

Lalu lahirlah seorang anak bernama Sanjaya.

Kelak, nama Sanjaya menjulang sebagai penyatu Galuh dan Sunda. Ia merebut kembali hak keluarganya, menyatukan dua kerajaan besar, lalu mendirikan Dinasti Sanjaya yang mengubah perjalanan sejarah Jawa.

Namun kisah itu ternyata belum selesai.

Di sebelah barat, Tarumanagara mewariskan darahnya kepada Kerajaan Sunda. Dari garis keluarga yang sama, hubungan itu menjalar hingga Sriwijaya melalui perkawinan politik para bangsawan.

Tanpa peperangan, tanpa penaklukan, ikatan darah telah lebih dahulu menyatukan Jawa dan Sumatra.

Seolah sejarah sedang menulis takdirnya sendiri.

Kang Den Agung berhenti sejenak sebelum melanjutkan kisahnya.

“Jika kerajaan-kerajaan besar adalah pohon raksasa, maka Ratu Shima adalah akar yang menghidupinya,” katanya.

Den Agung, Sejarawan kelahiran Cianjur Jawa-Barat

Kalimat itu membuat ruangan seakan sunyi.

Sebab selama ini, sejarah lebih sering mengingat mereka yang mengenakan mahkota, tetapi lupa pada perempuan yang melahirkan para pemilik mahkota itu.

Ratu Shima bukan sekadar ratu yang terkenal karena ketegasannya menjaga keadilan.

Ia adalah simpul yang menghubungkan Kalingga, Galuh, Sunda, Mataram, hingga Sriwijaya.

Ia adalah ibu yang darahnya mengalir dalam tubuh para raja.

Den Agung, Sejarawan kelahiran Cianjur Jawa-Barat

Ia adalah perempuan yang namanya mungkin tak selalu disebut pertama, tetapi jejaknya selalu hadir di setiap awal perjalanan dinasti-dinasti besar Nusantara.

Dan mungkin, di sanalah sejarah menemukan maknanya.

Bahwa peradaban tidak selalu lahir dari denting senjata.

Sering kali, ia bermula dari seorang perempuan yang melahirkan masa depan.

Senin, (29/6/2026), Oleh Ra Dien***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Ribuan Warga Kapolsek Cigudeg Pimpin Pawai Obor 1 Muharam

    Bersama Ribuan Warga Kapolsek Cigudeg Pimpin Pawai Obor 1 Muharam

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Cahaya ribuan obor membelah malam di Kecamatan Cigudeg saat sekitar 1.500 warga tumpah ruah mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Suasana penuh kebersamaan dan semangat religius begitu terasa sepanjang rute dari Kampung Toge hingga Leuwengtaji. Di tengah lautan cahaya obor yang berkelap-kelip, Kapolsek Cigudeg AKP Budi […]

  • Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

    Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Mari jujur. Tiap 28 Oktober kita ramai-ramai berteriak, “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa!” — tapi begitu upacara selesai, sumpah itu ikut dikubur di bawah karpet merah. Ya, Sumpah Pemuda lahir tahun 1928, 97 tahun lalu. Sebuah kongres yang melahirkan tiga kalimat yang mengguncang zaman. Tapi kini, yang tersisa hanya gema tanpa makna. […]

  • BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

    BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor pada Kamis 12 Februari 2026. ‎Pelantikan itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal BMPS pusat, Ketua Umum BMPS DPW Jawa Barat dan jajaran pemerintah Kabupaten Bogor. Hadir juga Bupati Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Setda kabupaten […]

  • Pemdes Cimulang Dukung Kelompok Tani dan Peternakan Ayam Petelur: Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan dan Akses Pangan Terjangkau

    Pemdes Cimulang Dukung Kelompok Tani dan Peternakan Ayam Petelur: Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan dan Akses Pangan Terjangkau

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Cimulang – Rancabungur, 9 Mei 2026 – Kelompok Tani Wahana Sejahtera Mandiri yang beroperasi di Desa Cimulang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas di sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga berperan aktif memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga desa. Salah satu pencapaian yang paling dirasakan masyarakat adalah ketersupplyan telur ayam petelur hasil […]

  • Suara Ketua DPP SEPMI menilai diplomasi Prabowo bukan sekadar strategi, tapi keberanian etis

    Suara Ketua DPP SEPMI menilai diplomasi Prabowo bukan sekadar strategi, tapi keberanian etis

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Di tengah panasnya konflik global dan kebisuan sebagian besar negara besar dunia, langkah politik internasional Presiden RI Prabowo Subianto terkait isu Gaza dinilai sebagai keberanian historis. Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Pelajar Muslimin Indonesia (DPP SEPMI) menegaskan, Indonesia kembali menunjukkan jati dirinya sebagai negara yang berdiri di sisi kemanusiaan. Ketua Umum DPP SEPMI, Amdin […]

  • Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    Anggota DPRD Bogor Usep Nukliri Dorong Desa Parakan Muncang Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan RTLH

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Senin (22/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya perencanaan strategis pembangunan desa untuk satu tahun ke depan. “Musrenbangdes adalah momen penting bagi seluruh pemangku kebijakan desa dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Usep dalam sambutannya. […]

expand_less