Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Balik Rumah yang Hampir Ambruk, Anggota DPRD Dr. Usep Nukliri Bawa Harapan yang Tumbuh

Di Balik Rumah yang Hampir Ambruk, Anggota DPRD Dr. Usep Nukliri Bawa Harapan yang Tumbuh

  • account_circle Bima
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Di Kampung Panjaungan, Desa Batu Tulis, Nanggung, Bogor, suara kayu patah dan genteng berjatuhan masih terngiang di telinga warga.

Sebuah rumah sederhana roboh, menyisakan dinding yang miring dan reruntuhan yang seolah berbisik tentang betapa rapuhnya kehidupan di tengah cuaca yang kian sulit ditebak.

Di antara kepulan debu dan tatapan warga yang resah, sosok Usep Nukrili, anggota DPRD Kabupaten Bogor, hadir.

Di Balik Rumah yang Hampir Ambruk, Anggota DPRD Dr. Usep Nukliri Bawa Harapan yang Tumbuh

Bukan dengan jas rapi di balik meja kantor, melainkan dengan langkah sederhana menapaki jalan kampung yang penuh lumpur.

Hari itu, Kamis 18 September 2025, ia memilih meninggalkan gedung DPRD demi mendengar langsung keluhan rakyatnya.

“Sebagai wakil rakyat, saya harus melihat dengan mata kepala sendiri. Rakyat bukan hanya angka di atas kertas, mereka punya cerita, punya luka, dan punya harapan,” ucap Usep lirih saat menatap reruntuhan.

Warga menyambut dengan wajah lega. Bagi mereka, kedatangan seorang wakil rakyat bukan sekadar simbol, melainkan tanda bahwa suara kecil di kampung pelosok pun pantas didengar.

Seorang ibu yang rumahnya luluh lantak menahan air mata saat berkata, “Dengan kehadiran Pak Usep, kami merasa tidak sendirian. Semoga pemerintah cepat membantu agar kami bisa kembali punya tempat berteduh.”

Di sela percakapan, suasana yang semula tegang berubah hangat. Ada harapan yang tumbuh, seolah di balik tembok yang runtuh, masih ada fondasi kuat berupa kepedulian.

Usep berjanji tak akan membiarkan cerita itu hanya berhenti di kampung kecil ini.

Ia akan membawa suara warga ke ruang-ruang rapat, memastikan setiap keluhan tak tenggelam dalam tumpukan agenda birokrasi.

Ini bukan sekadar musibah rumah ambruk, ini pengingat bagi kita semua wakil rakyat sejati harus hadir di tengah rakyat, terutama saat mereka paling membutuhkan,” tegasnya.

Hari itu, di bawah langit mendung, warga Kampung Panjaungan tak hanya menyaksikan reruntuhan rumah.

Mereka juga menyaksikan sebuah janji: bahwa di balik puing-puing, selalu ada harapan yang bisa dibangun kembali.***

 

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bogor Rehabilitasi Irigasi Cidurian Sendung, Ratusan Hektar Sawah Teraliri

    Pemkab Bogor Rehabilitasi Irigasi Cidurian Sendung, Ratusan Hektar Sawah Teraliri

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com– Pemerintah Kabupaten Bogor melalui UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V melakukan Peninjauan Lapangan Bersama (PLB) rehabilitasi jaringan Irigasi D.I. Cidurian Sendung di Kampung Sipak, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini dihadiri PPK bidang ISDA, penyedia jasa PT Primerindo Multi Karya, konsultan pengawas PT Catahi Ide Kreatif, tim teknis konstruksi, serta jajaran […]

  • Rayakan HUT Pertama BARRA, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal

    Rayakan HUT Pertama BARRA, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Sugara Gelar Sunatan Massal

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Lirasirakyat.com – BOGOR – Barisan Relawan Sugara (BARRA) memperingati hari jadinya yang pertama dengan menggelar berbagai aksi sosial bagi masyarakat. Salah satu agenda utamanya adalah khitanan massal modern yang dilaksanakan di Posko Kang Sugara, Kampung Hulurawa RT 02/05, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Minggu (28/12). Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan […]

  • Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Ketegangan mewarnai kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025) kemarin. Ratusan massa dari Pemuda Muslimin Indonesia PW DKI Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Trans7, menuntut tanggung jawab atas pernyataan yang dinilai merendahkan martabat tokoh Muslim dan ulama. Aksi yang diikuti sekitar 250 peserta serta dihadiri lima Pimpinan […]

  • “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jawa Barat selama ini kerap dipuji sebagai etalase kebudayaan Nusantara. Pemimpinnya pun dikenal dekat dengan tradisi, kerap tampil mengenakan pakaian adat, fasih menggaungkan kearifan lokal, hingga menjadikan budaya sebagai bagian dari identitas kepemimpinan. Namun, bagi budayawan asal Jampang yang akrab disapa Ki Panglay, semua itu akan kehilangan makna jika tidak diikuti keberanian melahirkan […]

  • Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan musibah yang melanda tiga wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai bencana nasional. Seruannya disampaikan pada Minggu, 30 November 2025, sebagai bentuk keprihatinan atas lambannya respons negara terhadap rentetan krisis yang terus memburuk di lapangan. Dr. Usep menilai […]

  • Projek Pembanguban Penangkaran Burung di Rancabungur, Warga Setempat: Kami Belum Pernah Tandatangan Izin Lingkungan

    Projek Pembanguban Penangkaran Burung di Rancabungur, Warga Setempat: Kami Belum Pernah Tandatangan Izin Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Rancabungur-Projek pembangunan penangkaran burung di Kampung Warung Nangka, RT 05 RW 08, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menuai polemik dikalangan masyarakat sekitar, pasalnya warga yang rumahnya berdekatan dengan pagar pembatas kawasan projek tidak merasa menandatangani izin lingkungan yang menjadi syarat diterbitkannya dokumen perizinan, 24 september 2025. Menurut beberapa warga yang tidak ingin disebutkan namanya, […]

expand_less