Literasirakyat.com — Peta kekuatan pemuda Kecamatan Leuwiliang akhirnya terbuka lebar.
Halwan Fauzi tampil dominan dan menang telak tanpa kompromi dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPK KNPI Leuwiliang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Leuwiliang, Kamis, 15 Januari 2026.

Dengan perolehan 37 suara OKP, Halwan bukan sekadar menang, tetapi menggulung habis rivalnya, Heni Suheni, yang hanya mengantongi 16 suara.
Selisih mencolok ini menandai satu hal yakni arah kepemimpinan KNPI Leuwiliang telah diputuskan secara tegas oleh mayoritas pemuda.
Yang paling menyita perhatian, proses pemungutan suara berlangsung terbuka secara moral, meski tertutup secara teknis.
Sejumlah OKP pendukung Halwan secara sadar dan terang-terangan menuliskan nama organisasi mereka di kertas suara.
Ini bukan sekadar pilihan, melainkan deklarasi sikap politik pemuda tanpa sembunyi, tanpa abu-abu.
Muscam kali ini menjadi lebih dari sekadar forum formal. Ia berubah menjadi arena pembuktian legitimasi.

Dukungan terbuka tersebut menegaskan bahwa kemenangan Halwan Fauzi bukan hasil kompromi senyap, melainkan kepercayaan terang-benderang dari basis OKP.
Kini, dengan mandat yang nyaris tak terbantahkan, beban politik dan moral berada di pundak Halwan Fauzi.
Pemuda Leuwiliang menunggu, apakah kemenangan besar ini akan berujung pada kepemimpinan yang berani, progresif, dan berpihak pada kepentingan pemuda atau justru menguap sebagai euforia sesaat.***












