Tragis! Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa dan Guru di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara

Berita301 Dilihat

Literasirakyat.com – Jakarta Utara – Sebuah insiden tragis terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. Mobil operasional pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos masuk ke halaman sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta seorang guru yang sedang berkegiatan di lapangan upacara.

Menurut laporan awal dari kepolisian dan pihak berwenang, kecelakaan tersebut menyebabkan 21 korban—terdiri dari siswa dan guru—mengalami cedera dan harus dilarikan ke rumah sakit. Korban dirawat di dua fasilitas kesehatan, yakni RSUD Cilincing dan RSUD Koja, untuk mendapatkan penanganan medis.

‎Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil jenis GranMax berkelir putih dengan nomor polisi B-2093-UIU, yang diketahui rutin mengantar paket makanan untuk program MBG, tiba-tiba hilang kendali.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang sempat menjenguk korban di RSUD Koja, menjelaskan bahwa insiden ini diduga terjadi karena adanya penggantian sopir dan mobil masuk ke area sekolah dengan kecepatan yang tidak terkontrol meskipun gerbang sekolah dalam keadaan tertutup.

‎Mobil pengangkut MBG itu menabrak barisan siswa dan guru yang tengah berkumpul, menyebabkan kepanikan besar. Beberapa korban bahkan dilaporkan terpental atau tersangkut di kolong mobil.

‎Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, membenarkan kejadian ini dan memastikan bahwa kepolisian telah mengamankan pengemudi mobil di Polsek Cilincing untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

‎”Kami sedang lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian, termasuk apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis kendaraan,” ujar Kombes Erick Frendriz.

‎Prioritas utama kepolisian saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang memadai. Sementara itu, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah buka suara dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun satu siswa dilaporkan mengalami luka berat dan masih dirawat di ICU.

Gubernur DKI Jakarta telah memerintahkan agar seluruh biaya perawatan korban di rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Data korban yang dirawat bervariasi antara 19 hingga 21 orang, mencakup sejumlah siswa sekolah dasar dan seorang guru. Mereka mengalami beragam cedera dan saat ini masih dalam proses pemulihan. Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan sekolah, dinas kesehatan, dan BGN untuk memantau perkembangan kondisi para korban.

:Bulux Sky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *