Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

BMPS Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Perjuangkan Hak Sekolah Swasta di Bumi Tegar Beriman 

  • account_circle Bima
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor pada Kamis 12 Februari 2026.

‎Pelantikan itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal BMPS pusat, Ketua Umum BMPS DPW Jawa Barat dan jajaran pemerintah Kabupaten Bogor.

Hadir juga Bupati Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Setda kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten dan Para Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) se-Kabupaten Bogor, pimpinan BMPS kecamatan se-kabupaten Bogor dan para Ketua Yayasan berbagai sekolah swasta se-kabupaten Bogor.

‎Ketua BMPS Kabupaten Bogor, Usep Nukliri menyampaikan bahwa, setelah dilantik ini maka tugas utama kita yakni bagaimana peran BMPS mampu menjembatani kepentingan pendidikan swasta terhadap pemerintah. BMPS harus menjadi penghubung arus komunikasi antara lembaga pendidikan swasta dan pihak pemerintah kabupaten Bogor.

‎”lembaga pendidikan di Kabupaten jumlahnya tak sedikit dan mayoritas adalah lembaga pendidikan swasta,” ujar Usep kepada Radar Bogor.

‎Usep memaparkan, berdasarkan hitungan presentase bahwa sekolah negeri kurang lebih berjumlah 1.693, sedangkan sekolah swasta 6.587.

‎”Bahkan lembaga pendidikan PAUD yg jumlahnya sekitar 3.400, semua adalah lembaga pendidikan swasta. Paud itu tak ada yang negeri.

Untuk sekolah TK sendiri jumlahnya 616 swasta, hanya 1 saja yang berstatus negeri. Selanjutnya tingkat Sekolah Dasar baik itu SD maupun MI, SMP/MTs, mayoritas sekolah-sekolah yang ada di kabupaten itu adalah swasta.

Kedepannya BMPS terus akan berupaya bisa menampung berbagai keluhan lembaga pendidikan swasta ini terutama yang belum maju untuk bisa sama-sama maju sejajar baik kuantitas maupun kualitasnya.

‎”sekolah-sekolah swasta banyak yang mengeluh dan kita minta bagaiman pemerintah kedepannya bisa memperhatikan lembaga atau sekolah swasta ini agar kapasitasnya bisa lebih baik lagi. Di BMPS ini ada 8 anggota DPRD Kabupaten Bogor sebagai pengurus priode 2026-2031. Nanti mudah-mudahan juga teman-teman anggota DPRD ini bisa menampung aspirasi lembaga swasta di wilayah dapilnya masing-masing ” terang dia.

‎Dr. Usep juga menuturkan bahwa “kualitas pendidikan dituntut oleh setiap orang. Keterbatasan anggaran jangan menjadi kendala bagi usaha peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri.

Mari kita sinergi antara pihak swasta dan pemerintah dalam hal ini pemerintah kabupaten Bogor. Dan juga kita kembangkan bagaimana kita bisa bekerjasama juga dengan pihak-pihak non- pemerintah.

Kita akan coba gali potensi Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa lembaga non-pemerintah. Ada hak masyarakat yang harus disalurkan di sana. Pendidikan adalah menjadi tanggung kita bersama.

‎”Jangan sampai ada lagi terdengar sekolah /madrasah roboh, ini tidak boleh terjadi” terang dia.

‎”perbandingan antara sekolah swasta dan sekolah negeri di kabupaten Bogor ini sangatlah jauh. Tercatat sekolah negeri ada 1.693, sekolah swasta 6.587 pada tingkat pendidikan formal maupun non-formal baik di bawah kementerian Agama maupun dinas pendidikan kabupaten Bogor.

Oleh karenanya sangat wajar lembaga pendidikan swasta ini mendapatkan perhatian yang maksimal. Sebab ini menjadi landasan atau pondasi bagi sarana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia khususnya di kabupaten Bogor. ***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    Pemuda Muslim Indonesia Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan musibah yang melanda tiga wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai bencana nasional. Seruannya disampaikan pada Minggu, 30 November 2025, sebagai bentuk keprihatinan atas lambannya respons negara terhadap rentetan krisis yang terus memburuk di lapangan. Dr. Usep menilai […]

  • Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Menguat, Kemenkeu Siapkan RUU Penghapusan Tiga Nol

    Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Menguat, Kemenkeu Siapkan RUU Penghapusan Tiga Nol

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jakarta, 9 November 2025 – Rencana penyederhanaan nilai mata uang Rupiah atau yang dikenal dengan istilah redenominasi kembali menjadi agenda strategis nasional. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi memasukkan rencana penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah ke dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029. Kebijakan ini bertujuan untuk menghilangkan tiga angka nol (misalnya, Rp10.000 menjadi Rp10), […]

  • Larangan dan Ancaman Hukum Bagi Oknum Pemotong Dana BANSOS

    Larangan dan Ancaman Hukum Bagi Oknum Pemotong Dana BANSOS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Larangan Pemotongan Dana BANSOS dan Ancaman Sanksi Berat Bantuan Sosial (BANSOS) merupakan program utama pemerintah yang ditujukan untuk menanggulangi kemiskinan dan meringankan beban hidup masyarakat rentan. Dana yang disalurkan dalam program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau Bantuan Sosial Tunai (BST) harus diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara utuh dan […]

  • “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    “Jangan Hanya Romantis dengan Budaya”, Ki Panglay Siap Desak KDM Wujudkan Pemajuan Kebudayaan Lewat Regulasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Jawa Barat selama ini kerap dipuji sebagai etalase kebudayaan Nusantara. Pemimpinnya pun dikenal dekat dengan tradisi, kerap tampil mengenakan pakaian adat, fasih menggaungkan kearifan lokal, hingga menjadikan budaya sebagai bagian dari identitas kepemimpinan. Namun, bagi budayawan asal Jampang yang akrab disapa Ki Panglay, semua itu akan kehilangan makna jika tidak diikuti keberanian melahirkan […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sugara, Tinjau Langsung Rumah Tidak Layak Huni di Rancabungur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com-Rancabungur-Bogor-Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik keluarga Dedi yang berada di Kampung Sukajadi RT 02/RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP, Sugara. Setelah menghadiri acara reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil VI di kantor Kecamatan Rancabungur pada 8 Oktober 2025, Sugara, yang sebelumnya telah […]

  • HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026. Momen bersejarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Bogor hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Rangkaian peringatan HJB tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, lokasi bersejarah yang pernah […]

expand_less