Sinergi Dengan Berbagai Pihak, Ilham Abimanyu Salurkan 20 Tangki Air Bersih, Harapan Mengalir untuk Warga Rancabungur yang Dilanda Kekeringan
- account_circle Bima
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 0
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Literasirakyat.com – Sudah hampir satu bulan, sebagian warga di Kecamatan Rancabungur harus berjibaku dengan krisis air bersih. Sumur-sumur mulai mengering, sementara kebutuhan air untuk memasak, mandi, hingga keperluan sehari-hari tak pernah berhenti. Di tengah kondisi itu, secercah harapan akhirnya datang melalui distribusi bantuan air bersih.
DPK KNPI Rancabungur bersama BPBD Kabupaten Bogor dan Direktur Boash, Ilham Abimanyu, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat yang selama beberapa pekan terakhir kesulitan memperoleh pasokan air.
Ketua DPK KNPI Rancabungur, Gugum Gumelar, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, BPBD, serta MPI DPK KNPI Rancabungur yang telah bergerak cepat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat. Sudah hampir satu bulan beberapa wilayah di Kecamatan Rancabungur mengalami kekeringan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, BPBD, dan MPI KNPI Rancabungur atas kepeduliannya kepada masyarakat,” ujar Gugum.
Di balik penyaluran bantuan itu, tersimpan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Ilham Abimanyu selaku MPI DPK KNPI Rancabungur sekaligus Direktur Boash mengatakan pihaknya telah menyiapkan 20 mobil tangki air bersih yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Kecamatan Rancabungur.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat. Semoga bantuan air bersih ini bisa meringankan beban warga yang terdampak kekeringan dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” kata Ilham.
Baginya, bantuan air bersih bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan semangat gotong royong. Ketika pemerintah, organisasi kepemudaan, dan dunia usaha bergandengan tangan, harapan pun dapat terus mengalir kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Dengan 20 mobil tangki yang disiapkan, distribusi air bersih diharapkan mampu menjangkau seluruh wilayah terdampak hingga kondisi kekeringan berangsur pulih. Di tengah musim kemarau, setidaknya ada kepastian bahwa masyarakat tidak menghadapi krisis ini sendirian.
- Penulis: Bima

Saat ini belum ada komentar