Kronologi Kejadian dan Kesaksian Warga
Peristiwa ini segera menjadi topik hangat di media sosial setelah berbagai kesaksian dibagikan, lengkap dengan video dan foto yang merekam penampakan cahaya misterius tersebut. Benda langit yang diduga kuat adalah meteor ini terlihat jelas, khususnya di wilayah Cirebon bagian Timur, seperti Kecamatan Lemahabang, Kalijaga, hingga Beber.

Para saksi mata mendeskripsikan benda tersebut sebagai cahaya terang, bahkan ada yang menyebutnya bola api raksasa yang melintas cepat dan meninggalkan pijaran. Dentuman yang terjadi setelah penampakan cahaya tersebut dilaporkan terdengar sangat keras, bahkan hingga ke wilayah tetangga seperti Kuningan dan Tasikmalaya, membuat banyak warga panik.
Menariknya, saat kejadian terjadi, cuaca di Cirebon dilaporkan cerah, sehingga dugaan awal bahwa suara dentuman adalah petir dapat terbantahkan. Hal ini semakin menguatkan spekulasi warga bahwa yang terjadi adalah fenomena jatuhnya benda antariksa.
Tindak Lanjut dan Respons Pihak Berwenang
Kehebohan ini menarik perhatian pihak berwenang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati segera menanggapi laporan dentuman keras tersebut.
BMKG memastikan bahwa suara dentuman tersebut bukan disebabkan oleh aktivitas gempa bumi. Meskipun seismograf mereka tidak mencatat adanya gempa, BMKG mengonfirmasi bahwa alat mereka menangkap satu sinyal yang tidak jelas sumbernya. Saat ini, BMKG dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) masih terus mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan identitas pasti dari benda langit yang jatuh tersebut.

Di beberapa laporan, bahkan muncul dugaan bahwa jatuhnya benda tersebut sempat memicu kebakaran di dekat ruas Tol Ciperna, meskipun hal ini juga masih dalam tahap verifikasi oleh pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran setempat.
Apa Itu Meteor?
Secara ilmiah, meteor adalah sebutan untuk batuan atau pecahan benda langit (meteoroid) yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar karena gesekan udara. Fenomena terbakarnya benda ini menghasilkan cahaya terang yang dikenal sebagai bintang jatuh. Jika pecahan batuan tersebut tidak habis terbakar dan berhasil mencapai permukaan bumi, ia disebut meteorit.
Fenomena jatuhnya meteor, apalagi yang disertai dentuman keras (dikenal sebagai sonic boom karena meteor bergerak dengan kecepatan melebihi suara), bukanlah hal yang mustahsa terjadi, namun tergolong langka dan selalu menarik perhatian publik.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman serta hasil penyelidikan resmi dari BRIN dan BMKG terkait fenomena yang menggemparkan langit Cirebon pada malam itu.
Penulis: Heru Blx_Sky












