Hari Kebangkitan Nasional, Dr. Usep Nukliri Tegaskan Pancasila Adalah Demarkasi Nasionalisme Bangsa 

Berita15 Dilihat

Literasirakyat.com – Momentum Hari Kebangkitan Nasional dimaknai sebagai ajakan untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikan oleh Dr. Usep Nukliri dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.

Menurutnya, semangat kebangkitan nasional tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap sektor kehidupan masyarakat, mulai dari sosial, politik, ekonomi, hingga budaya atau yang disingkat Sospolekbud.

“Kebangkitan nasional hari ini adalah bagaimana kita membumikan Pancasila dalam seluruh sektor kehidupan, baik sosial, politik, ekonomi, maupun budaya. Karena demarkasi nasionalisme kita adalah Pancasila,” ujar Dr. Usep Nukliri. (20/5/2025).

 

Ia menegaskan, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, bangsa Indonesia membutuhkan penguatan ideologi yang mampu menjadi perekat persatuan sekaligus arah pembangunan nasional.

Menurutnya, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga fondasi moral dan etika dalam membangun kehidupan masyarakat yang adil, berdaulat, dan berkeadaban.

“Nilai gotong royong, keadilan sosial, persatuan, hingga penghormatan terhadap kemanusiaan harus benar-benar hadir dalam kebijakan maupun kehidupan sehari-hari masyarakat,” katanya.

Dr. Usep Nukliri juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air serta menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.

Ia berharap semangat kebangkitan nasional mampu melahirkan masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam karakter, budaya, dan nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *