Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

Sukses Tanpa Ekses: Peringati Hari Jadi Desa Cimulang Ke-20, Pemdes Gelar Pesta Rakyat Tiga Hari Berturut-turut

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lierasirakyat.com – Rancabungur – ‎Hari jadi Desa Cimulang yang ke-20 untuk pertama kalinya diselenggarakan berjalan dengan sukses dan meriah. Acara tersebut digelar di area kantor Desa Cimulang, Kampung Ciheleut, RT 02/02, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, dan berlangsung meriah selama tiga hari berturut-turut.

Acara yang bertajuk “Cimulang Gemilang” ini diisi dengan berbagai kegiatan. Pada malam pertama, 29 November, digelar acara tasyakuran dan hiburan wayang bambu. Hari kedua, 30 November, diisi dengan kegiatan jalan sehat berhadiah doorprize menarik, dilanjutkan dengan pentas budaya dan pentas musik. Sementara di hari ketiga, 1 Desember, dilaksanakan kegiatan santunan anak yatim, donor darah, pelayanan pajak, pelayanan kesehatan, dan berbagai kegiatan lainnya.

Rangkaian perayaan tidak berhenti di situ. Pada tanggal 7 dan 14 Desember, akan diadakan acara mancing gratis untuk seluruh masyarakat Desa Cimulang. Kegiatan ini akan digelar di Kali Cibeteng dan Kali Ciminggir yang masih berada di wilayah Desa Cimulang.

‎Pada momen peringatan tersebut, Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berpartisipasi memeriahkan acara hingga berjalan sukses.

‎”Alhamdulillah, acara peringatan hari jadi Desa Cimulang berjalan dengan sukses dan juga sangat meriah, meskipun ini adalah peringatan hari jadi Desa yang pertama kali kita meriahkan. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh panitia dan juga masyarakat yang turut serta memeriahkan acara ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir,” ungkap Cecep Hidayat.

Cecep Hidayat melanjutkan, ia berharap ke depannya tercipta masyarakat yang lebih harmonis, kompak, dan lahirnya program-program positif yang berkelanjutan di Desa Cimulang.

‎”Saya sangat berharap dengan adanya acara ini, masyarakat Desa Cimulang jadi tahu sejarah Desa Cimulang seperti apa. Meskipun merupakan desa baru hasil pemekaran selama 20 tahun, namun historis nama Cimulang sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Saya juga berharap agar ke depannya masyarakat Desa Cimulang lebih harmonis, lebih kompak lagi, serta adanya program positif yang berkelanjutan, sehingga terwujudnya Desa Cimulang yang lebih gemilang, sesuai dengan tema acara ini yaitu Cimulang Gemilang,” tutup Kades Cimulang, Cecep Hida

: Bulux Sky

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggara Wijaya: KUHP Baru Tak Boleh Menjauh dari Rakyat

    Anggara Wijaya: KUHP Baru Tak Boleh Menjauh dari Rakyat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Menjelang pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026, aktivis hukum muda Kabupaten Bogor Anggara Wijaya mengingatkan potensi jarak antara hukum dan masyarakat. Ia Anggara Wijaya menilai, tanpa edukasi yang memadai, hukum justru berisiko menjadi asing bagi rakyatnya sendiri. Anggara, anggota Organisasi Advokat Paralegal Condominum Indonesia (OA PCI), menegaskan bahwa perubahan besar […]

  • “Dari Bogor untuk Indonesia: Amdin Nukliri dan Sumpah yang Tak Pernah Padam”

    “Dari Bogor untuk Indonesia: Amdin Nukliri dan Sumpah yang Tak Pernah Padam”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Langit Bogor siang itu tampak teduh, meski matahari masih menancap tajam di atas kepala. Di suatu tempat, di hadapan ratusan pemuda berdiri tegak, menggemakan ikrar yang sudah berusia hampir seabad yakni ikras sumpah pemuda yang berbunyi, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia. Namun di antara gema seremonial itu, ada satu suara yang […]

  • Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

    Dilema Penutupan Tambang Cigudeg: Padamnya Lentera Pendidikan Gratis di Pelosok Bogor

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Narasi pembangunan inklusif yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini seolah membentur tembok kenyataan di pelosok Cigudeg. Kebijakan penghentian aktivitas pertambangan oleh Pemprov Jabar beberapa bulan lalu mulai memicu efek domino yang mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya melumpuhkan sektor ekonomi, tetapi juga mengancam hak dasar pendidikan anak-anak di Kp. Kadaung, Rengasjajar. […]

  • Sekolah Advokasi Katar Cigudeg: Ketika Pemuda Tak Lagi Mau Sekadar Jadi Penonton

    Sekolah Advokasi Katar Cigudeg: Ketika Pemuda Tak Lagi Mau Sekadar Jadi Penonton

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Di tengah berbagai persoalan sosial yang terus muncul di tengah masyarakat, menjadi penonton tentu jauh lebih mudah. Diam tidak membutuhkan keberanian. Bertanya kadang dianggap merepotkan. Apalagi ketika suara kritis mulai menyentuh persoalan yang selama ini dianggap biasa. Namun, justru dari kegelisahan itulah keberanian untuk bersuara perlu dirawat. Semangat tersebut dibawa Karang Taruna Kecamatan […]

  • Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    Menggugat Arah Pendidikan: IAIB Hidupkan Kembali Gagasan Lama yang Terlupakan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Selasa, 7 April 2026, Institut Agama Islam Bogor menggelar seminar bertajuk Reaktualisasi Moeslim National Onderwijs di aula terbuka kampusnya. Di tengah riuh jargon pendidikan modern, forum ini justru mengangkat kembali gagasan lama—yang terasa semakin relevan hari ini. Hadir sebagai pembicara, N. Syamsuddin CH Haesy, Agustian, serta Agustanzil Sjahroezah. Sementara itu, Rektor IAIB Usep […]

  • Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

    Bicara Sumpah Pemuda: Saatnya Bersumpah Ulang!

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Mari jujur. Tiap 28 Oktober kita ramai-ramai berteriak, “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa!” — tapi begitu upacara selesai, sumpah itu ikut dikubur di bawah karpet merah. Ya, Sumpah Pemuda lahir tahun 1928, 97 tahun lalu. Sebuah kongres yang melahirkan tiga kalimat yang mengguncang zaman. Tapi kini, yang tersisa hanya gema tanpa makna. […]

expand_less