Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini publik » Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

Carut-Marut Pengelolaan Makanan Bergizi di Rancabungur, Warga Tuntut Evaluasi

  • account_circle Heru Blx_sky
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – BOGOR – Implementasi Program Makanan Bergizi (MBG) di wilayah Rancabungur tengah memicu polemik. Sejumlah wali murid dan elemen masyarakat melayangkan protes keras terhadap Dapur SPPG Rancabungur lll penyedia jasa, terkait dugaan rendahnya kualitas pangan serta manajemen operasional yang dinilai tidak transparan.

Kualitas Menu dan Standar Nutrisi Dipertanyakan.
‎Wali murid dari sejumlah instansi pendidikan, termasuk SDN Mekarsari dan Rancabungur 01, melaporkan bahwa komposisi menu yang disajikan seperti, ubi rebus, singkong goreng dan kentang rebus dinilai tidak memenuhi ekspektasi standar gizi seimbang.

Kondisi ini memicu kekhawatiran orang tua terhadap kecukupan nutrisi siswa. Lebih memprihatinkan, muncul laporan mengenai temuan posri pangan yang dianggap tidak memenuhi nilai porsi dan gizi.

‎Menanggapi karut-marut tersebut, masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh dari dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Selain pengawasan ketat, muncul usulan dari sebagian warga agar skema bantuan dialihkan menjadi dana tunai kepada keluarga siswa guna menjamin fleksibilitas pemenuhan nutrisi secara mandiri.

‎Lokasi operasional Dapur SPPG Rancabungur III yang bertempat di Lapangan Golden Futsal, Kampung Rancabungur, kini menjadi pusat perhatian warga dan pemangku kepentingan (stakeholders). Perwakilan warga menyatakan berencana membawa aspirasi ini ke pemerintah daerah serta menggalang aksi bersama guna menuntut akuntabilitas program.

‎Sejatinya, Program MBG dirancang sebagai pilar penguatan gizi anak sejak dini. Kegagalan dalam manajemen operasional tidak hanya merugikan anggaran negara, tetapi juga mengancam esensi dari program itu sendiri. Pihak pengelola diharapkan segera melakukan langkah perbaikan konkret guna memulihkan kepercayaan publik dan menjamin gizi siswa.

  • Penulis: Heru Blx_sky

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebyar Ramadan Berkah Yayasan Cendekia Bogor: Berbagi Kebahagiaan Bersama 250 Anak Yatim

    Gebyar Ramadan Berkah Yayasan Cendekia Bogor: Berbagi Kebahagiaan Bersama 250 Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Penutupan Gebyar Ramadan Berkah yang diselenggarakan oleh Yayasan Cendekia Bogor pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum berbagi sekaligus memperkuat nilai spiritual dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Sejak pagi, rangkaian kegiatan dimulai dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti para peserta dengan penuh kekhusyukan. […]

  • Bingung Cari Tempat Sablon Kaos Custom Untuk Acara Event dan yang Lainya? Xprd Studio Solusinya!

    Bingung Cari Tempat Sablon Kaos Custom Untuk Acara Event dan yang Lainya? Xprd Studio Solusinya!

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Bogor – Bingung mencari tempat sablon atau kustom kaos yang sesuai dengan keinginan dan juga terpercaya? Jangan khawatir, Xprd Studio hadir untuk menjawab semua kebutuhan Anda. Berlokasi di Jalan H. Miing, Kampung Karihkil, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Bogor, Xprd Studio menerima berbagai macam pesanan kaos kustom, mulai dari partai kecil hingga partai besar. […]

  • BMPS Meriahkan Bogor Fest HJB ke-544, Dorong Pendidikan Jadi Fondasi Bogor Istimewa dan Gemilang

    BMPS Meriahkan Bogor Fest HJB ke-544, Dorong Pendidikan Jadi Fondasi Bogor Istimewa dan Gemilang

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Publikbogornews.com – Semarak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di kawasan Pakansari tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat. Salah satunya melalui keikutsertaan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor dalam gelaran Bogor Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Mei 2026 tersebut melibatkan berbagai unsur, […]

  • Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

    Antara Dana Bantuan dan Harapan Hidup: Warga Cigudeg Menanti Tambang Kembali Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Suasana di kantor Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, mendadak riuh pada Kamis (22/1). Ratusan warga tampak mengantre dengan tertib, menanti giliran untuk menerima dana kompensasi atas kebijakan penutupan sementara aktivitas pertambangan di wilayah Bogor Barat. Bagi 1.803 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut, dana ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan “napas buatan” […]

  • Ironi di Aspal Jasinga: Saat Mandat Negara Berpindah ke Tangan Pemuda

    Ironi di Aspal Jasinga: Saat Mandat Negara Berpindah ke Tangan Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Di ambang fajar Ramadhan 1447 H, sebuah potret satir tersaji di sepanjang urat nadi Jalan Raya Nasional Jasinga–Cigudeg, Kabupaten Bogor. Bukan raungan alat berat milik pemerintah yang terdengar, melainkan deru semangat sekumpulan pemuda yang “turun kasta” menjadi kuli jalanan demi menutup lubang-lubang maut dengan alat seadanya, Sabtu (21/2/2026). ‎Aksi kolektif yang […]

  • Anggara Wijaya: KUHP Baru Tak Boleh Menjauh dari Rakyat

    Anggara Wijaya: KUHP Baru Tak Boleh Menjauh dari Rakyat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Menjelang pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026, aktivis hukum muda Kabupaten Bogor Anggara Wijaya mengingatkan potensi jarak antara hukum dan masyarakat. Ia Anggara Wijaya menilai, tanpa edukasi yang memadai, hukum justru berisiko menjadi asing bagi rakyatnya sendiri. Anggara, anggota Organisasi Advokat Paralegal Condominum Indonesia (OA PCI), menegaskan bahwa perubahan besar […]

expand_less