Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

HJB ke-544, Dr. Usep Nukliri Ajak Masyarakat Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa

  • account_circle Bima
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026.

Momen bersejarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Bogor hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Rangkaian peringatan HJB tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, lokasi bersejarah yang pernah menjadi tempat berdirinya pendopo pertama Bupati Bogor, R. Mas Ipik Gandamana.

 

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. H. Usep Nukliri, menilai Hari Jadi Bogor bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Menurutnya, tema “Kabupaten Bogor Bergerak Serempak, Nyata Berdampak” harus menjadi semangat bersama dalam menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

“Hari Jadi Bogor ke-544 ini menjadi momentum untuk merapikan barisan dan memperkuat persatuan.” Ujar Dr. Usep Nukliri. Minggu 31 Mei 2026

 

“Ketika seluruh elemen bergerak bersama, saling menguatkan, dan memiliki tujuan yang sama, saya yakin Kabupaten Bogor akan semakin maju menuju Kuta Udaya Wangsa,” sambungnya.

Ia berharap semangat HJB dapat menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Bogor yang Istimewa dan Gemilang dapat tercapai.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lemahnya Pengawasan Program MBG: Polemik Dugaan Pelanggaran Etika SPPG di Bantajaya Rancabungur

    Lemahnya Pengawasan Program MBG: Polemik Dugaan Pelanggaran Etika SPPG di Bantajaya Rancabungur

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Rancabungur-17/03/2026 – Dugaan penggunaan area masjid sebagai tempat pencucian bahan baku makanan (ayam) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantajaya 03 memicu polemik luas. Insiden ini memunculkan pertanyaan krusial mengenai integritas operasional di lapangan: apakah kejadian ini murni kelalaian teknis, ataukah indikasi adanya pembiaran sistemik? ‎ ‎Sejumlah warga Desa Bantajaya, Kecamatan Rancabungur, menilai […]

  • Tambang Emas Ilegal Diduga Bebas Beroperasi di Pangeleseran Banyuwangi, Nama-Nama Pemilik Mengemuka

    Tambang Emas Ilegal Diduga Bebas Beroperasi di Pangeleseran Banyuwangi, Nama-Nama Pemilik Mengemuka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Aktivitas pengolahan emas tanpa izin (illegal mining) diduga berlangsung bebas di Kampung Panggleseran, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Praktik berbahaya ini disebut-sebut telah berjalan cukup lama dan hingga kini belum tersentuh tindakan hukum yang tegas. Berdasarkan hasil investigasi awak media di lapangan, pengolahan emas dilakukan menggunakan sistem tong atau gentong dengan mencampurkan […]

  • Pemuda Lintas Agama Bogor Kompak, Fun Game Jadi Ajang Persatuan

    Pemuda Lintas Agama Bogor Kompak, Fun Game Jadi Ajang Persatuan

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Semangat kebersamaan lintas agama di Kabupaten Bogor kembali terlihat dalam kegiatan Fun Game Pemuda Lintas Agama, yang diinisiasi oleh berbagai organisasi kepemudaan, mulai dari GP Ansor, Pemuda Muslimin Indonesia, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Pemuda Buddha, Pemuda Konghucu, Pemuda Hindu, hingga unsur pemuda lintas iman lainnya. Meski dikemas dalam bentuk pertandingan olahraga, kegiatan ini […]

  • Sejak Tahun 2022 Belum Memiliki Izin, Boash Waterpark Terancam Disegel

    Sejak Tahun 2022 Belum Memiliki Izin, Boash Waterpark Terancam Disegel

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle Heru _ Bulux
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – RANCABUNGUR BOGOR – 29 Oktober 2026 — Persoalan perizinan Boash Waterpark yang berlokasi di Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan. Setelah pengelolanya dipanggil Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, legalitas operasional tempat wisata tersebut turut dipertanyakan, termasuk aspek penerimaan pajak dari kegiatan usahanya.   Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Irman […]

  • Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

    Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menegaskan pentingnya menjaga tradisi Seren Taun sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Sunda. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Helaran Seren Taun di Lembur Cigoong, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/7/2026). Kehadiran Dr. Usep Nukliri bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menjadi bentuk dukungan […]

  • Ironi di Aspal Jasinga: Saat Mandat Negara Berpindah ke Tangan Pemuda

    Ironi di Aspal Jasinga: Saat Mandat Negara Berpindah ke Tangan Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Di ambang fajar Ramadhan 1447 H, sebuah potret satir tersaji di sepanjang urat nadi Jalan Raya Nasional Jasinga–Cigudeg, Kabupaten Bogor. Bukan raungan alat berat milik pemerintah yang terdengar, melainkan deru semangat sekumpulan pemuda yang “turun kasta” menjadi kuli jalanan demi menutup lubang-lubang maut dengan alat seadanya, Sabtu (21/2/2026). ‎Aksi kolektif yang […]

expand_less