Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

Dr. Usep Nukliri Tegaskan Seren Taun Lembur Cigoong Harus Terus Dilestarikan

  • account_circle Bima
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr. Usep Nukliri, menegaskan pentingnya menjaga tradisi Seren Taun sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Sunda.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Helaran Seren Taun di Lembur Cigoong, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/7/2026).

Kehadiran Dr. Usep Nukliri bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap komitmen masyarakat dalam melestarikan adat dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi.

Kegiatan yang mengusung tema “Maju Saparakanca, Nanjeurkeun Adat Dina Nyungsi Amparan Karuhun” tersebut berlangsung meriah dan diikuti berbagai elemen masyarakat.

Menurut Dr. Usep Nukliri, Seren Taun bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan wujud rasa syukur sekaligus media untuk mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan para leluhur.

“Seren Taun ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama memberikan dukungan agar tradisi seperti ini tetap lestari,” ujar Usep.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Lembur Cigoong yang hingga kini konsisten menjaga adat istiadat serta menjadikan Seren Taun sebagai ruang mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menanamkan kecintaan terhadap budaya Sunda kepada generasi muda.

Dr. Usep berharap tradisi seperti Seren Taun terus mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh pihak agar tetap menjadi bagian dari jati diri masyarakat Kabupaten Bogor sekaligus warisan budaya yang terus hidup di masa mendatang.***

  • Penulis: Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

    Catatan Satir dari Aula SMPN 1: Karena Mengajar Saja Tak Lagi Cukup, Guru- Guru Belajar Lagi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Pagi itu, aula SMPN 1 Leuwiliang penuh. Bukan karena ada ujian nasional, bukan pula karena rapat mendadak — tapi karena para guru sedang belajar lagi. Iya, guru-guru yang biasa memberi tugas kini jadi peserta pelatihan, lengkap dengan buku catatan, pena, dan wajah penuh harapan (serta sedikit kantuk). Spanduk besar tergantung di depan: In […]

  • Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari, Bogor Timur, Lalin Sempat Macet

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Heru Blx_sky
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Senin (3/11/2025) sore menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit angkutan kota (angkot) di kawasan Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan angkot trayek 09 mengalami kerusakan parah di […]

  • Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

    Dr. Usep Nukliri Tegaskan Peran PKBM Sebagai Garda Penting Selamatkan Pendidikan Warga Bogor

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Usep Nukliri, mengunjungi PKBM Cahaya Sunnah di Kecamatan Cileungsi, Selasa (28/4/2026), dalam agenda yang tak sekadar seremonial, tetapi menegaskan pentingnya peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai ujung tombak pendidikan nonformal di Kabupaten Bogor. Kunjungan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi […]

  • Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    Milad Pemuda Muslim Tingkat PW Jabar, Dr Usep Nukliri Sampaikan Hal Ini: Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Siap Membangun Peradaban

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Peringatan Milad Pemuda Muslim tingkat PW Jawa Barat tahun ini mengusung tema penuh energi yakni “Berdaya Digital, Berjiwa Tauhid, Membangun Peradaban.” Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus dorongan baru bagi para kader muda untuk mengambil peran strategis dalam kemajuan bangsa. Dalam sambutannya, Pimpinan Besar Pemuda Muslim Indonesia, Dr. Usep Nukliri, menyampaikan pesan yang […]

  • Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Ucapan yang Dinilai Merendahkan Ulama, Ini Kata Ketua Umum Usep Nukliri

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com — Ketegangan mewarnai kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025) kemarin. Ratusan massa dari Pemuda Muslimin Indonesia PW DKI Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Trans7, menuntut tanggung jawab atas pernyataan yang dinilai merendahkan martabat tokoh Muslim dan ulama. Aksi yang diikuti sekitar 250 peserta serta dihadiri lima Pimpinan […]

  • “Dari Bogor untuk Indonesia: Amdin Nukliri dan Sumpah yang Tak Pernah Padam”

    “Dari Bogor untuk Indonesia: Amdin Nukliri dan Sumpah yang Tak Pernah Padam”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Literasirakyat.com – Langit Bogor siang itu tampak teduh, meski matahari masih menancap tajam di atas kepala. Di suatu tempat, di hadapan ratusan pemuda berdiri tegak, menggemakan ikrar yang sudah berusia hampir seabad yakni ikras sumpah pemuda yang berbunyi, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia. Namun di antara gema seremonial itu, ada satu suara yang […]

expand_less